kubikel

10 Kata Kunci yang Tidak Berguna Lagi di Profil LinkedIn dan Sebaiknya Diganti Saja

Rabu, 22 Mei 2024 | 21:20 WIB
Ilustrasi: Hindari menggunakan kata kunci yang terlalu sering digunakan di profil LinkedIn sehingga tidak bermakna lagi. (Unsplash/Souvik Banerjee)

Christopher Sandford, penulis biografi terlaris yang juga mitra LinkedIn, mencatat bahwa bahasa yang kita gunakan mengungkapkan banyak hal tentang kita.

“Penting untuk memilih kata-kata kamu dengan hati-hati, terutama dalam konteks profesional,” katanya kepada LinkedIn.

Baca Juga: Sinopsis How To Make Millions Before Grandma Dies: Family is Calling!

“Kita terlalu sering bersembunyi di balik kata-kata yang tidak berarti apa-apa, baik karena keinginan untuk menyederhanakan, atau karena kita tidak merasa percaya diri untuk membicarakan pencapaian pekerjaan kita.

"Gunakan bahasa yang benar-benar menyampaikan apa yang membuat kamu hebat,” tambahnya.

Sandford memberikan saran bagi mereka yang tidak yakin harus mulai dari mana untuk meningkatkan profil: Buat ringkasan kamu berkesan.

“Ringkasan profil kamu adalah salah satu hal pertama yang dilihat orang, jadi penting untuk melakukannya dengan benar,” katanya.

“Mulailah dengan sesuatu yang menarik. Kamu bisa melakukannya melalui frasa tertentu, penyampaian cerita, atau bahkan penggunaan tanda baca yang cerdas.

Baca Juga: Di Lumbini, Nepal, Peziarah Merayakan Waisak dengan Mengikuti Jejak Masa Kecil Sang Buddha

"Jangan takut untuk memulai dengan kalimat pendek, seperti, ‘Musik adalah cinta pertamaku.’”

Jadi mulai sekarang, hindari kata-kata kunci yang tidak berguna di profil LinkedIn, dan buatlah pesan yang orisinal dan bijaksana untuk menarik perhatian pengguna dalam hitungan menit untuk membedakan kamu dari pengguna lain.

Halaman:

Tags

Terkini