Pilot juga boleh menumbuhkan kumis, namun harus rapi dan tidak boleh lebih panjang dari sudut mulutnya. Delta tidak mengizinkan jenggot atau rambut apa pun menutupi dagu atau pipi.
Itu artinya, pilot tidak boleh berjenggot saat melakukan tugas dek penerbangan, terbang sebagai jumpseater, atau selama pelatihan pilot apa pun.
Baca Juga: MicDrop Memungkinkan Para Musisi Menyanyi dalam Bahasa yang Tidak Mereka Kuasai
Seorang juru bicara Delta mengkonfirmasi kepada Thrillist bahwa aturan tersebut diterapkan karena “kebutuhan akan masker oksigen untuk menjaga segel yang baik dalam keadaan darurat.”
American Airlines mengungkapkan bahwa mereka juga memiliki kebijakan serupa untuk alasan keselamatan. “Kami tidak mengizinkan pilot dengan jenggot untuk bertugas aktif,” kata juru bicara maskapai tersebut.
“Ini sebenarnya didorong oleh keselamatan. Keselamatan adalah salah satu hal terbesar dan terpenting dalam industri kami.”
Terlepas dari peraturan yang harus dipatuhi oleh pilot, beberapa pilot masih mengajarkan peraturan yang sama kepada penumpangnya.
Pada bulan Februari lalu, seorang pilot Delta Air Lines menjadi viral karena peraturannya bahwa setiap orang harus menghormati selama penerbangan ke Atlanta, Georgia.
Dia memperkenalkan dirinya melalui pengeras suara sebagai “pemimpin pelayan” (servant leader) dan “kapten kapal” (captain of the ship).
“Saya bertanggung jawab atas keselamatan kapal saya, kru saya, penumpang saya, kargo saya. Tapi yang terpenting adalah aturannya,” dia mengumumkan.
Pilot menginstruksikan penumpang untuk “mematuhi perintah dan instruksi pramugari saya” sebelum memberikan aturan terakhirnya.
“Terakhir, saya mohon agar kita semua saling menghormati satu sama lain,” ujarnya.