PejuangKantoran.com - Setelah melamar sebuah lowongan pekerjaan dan berminggu-minggu berlalu, kamu tidak menerima respons apapun. Malahan, iklan lowongan pekerjaan itu masih terus terpasang selama berbulan.
Sepertinya, kamu sedang termakan jebakan ghost jobs alias lowongan pekerjaan palsu. Pemberi kerja memasang lowongan pekerjaan meskipun mereka tidak bermaksud untuk mengisi posisi tersebut dalam waktu dekat.
Dalam survei terhadap lebih dari 1.000 manajer perekrutan, 68% mengaku tetap mengaktifkan lowongan pekerjaan selama lebih dari 30 hari. Selain itu, satu dari 10 responden sudah membuka lowongan pekerjaan lebih dari enam bulan.
Baca Juga: 4 dari 10 Perusahaan Memasang Iklan Lowongan Pekerjaan Palsu, Mau Tahu Alasannya?
Meskipun begitu, banyaknya lowongan pekerjaan yang tidak nyata tidak berarti semua lowongan pekerjaan tidak bisa dipercaya.
Agar kamu tidak merasa sia-sia sudah mengirimkan lamaran dan berharap banyak, Stacie Haller, kepala penasihat karir di Resume Builder, menyarankan untuk memastikan lowongan kerja yang diiklankan bukan lowongan palsu dengan cara berikut:
Pertama, saat melamar pekerjaan, periksa tanggal penempatannya. Jika sudah dibuka selama dua bulan atau lebih, ada kemungkinan kamu menemukan lowongan pekerjaan palsu.
Menurut penelitian, dibutuhkan waktu kurang lebih 44 hari bagi perusahaan untuk mengisi posisi yang terbuka.
Kedua, perhatikan deskripsi pekerjaannya. Postingan pekerjaan asli biasanya mencakup rincian tentang kualifikasi dan tanggung jawab peran tersebut.
Banyak lowongan pekerjaan palsu tidak menyertakan deskripsi pekerjaan secara rinci. Sebaliknya, mereka menyoroti daftar panjang fasilitas untuk mendorong kandidat untuk melamar.
Baca Juga: Jepang Catat Rekor Jumlah Penderita Gangguan Mental Akibat Kerja Selama 5 Tahun Berturut-turut
Pada akhirnya, jika listingan tersebut terlihat seperti template umum, bisa dipastikan itu postingan pekerjaan palsu.
Ketiga, periksa situs web perusahaan untuk mengonfirmasi bahwa lowongan pekerjaan ditemukan di sana. Jika tidak ada, kemungkinan besar posisi tersebut sudah terisi.
Keempat, saat memeriksa situs web perusahaan dan lihat apakah pekerjaan tersebut diposting di sana. Kalau ada, coba apply langsung lewat portal.
Kelima, gunakan postingan online untuk menemukan manajer perekrutan dan kirim email atau pesan LinkedIn untuk menyatakan minat kamu, memberikan resume, dan sebutkan bahwa kamu telah melamar melalui saluran perekrutan resmi perusahaan.