PejuangKantoran.com - Budaya kerja di Jepang didasarkan pada komitmen yang kuat, etika, dan dedikasi yang tinggi terhadap perusahaan dan pekerjaan, dengan rasa tanggung jawab yang sangat tinggi.
Karyawan yang bekerja keras, terkadang sampai lembur di kantor atau menghibur klien di malam hari, juga dianggap sebagai orang yang melakukan yang terbaik untuk keluarganya.
Jika para suami di Amerika diharapkan untuk menunjukkan cinta mereka dengan menghabiskan waktu di rumah, para suami di Jepang justru menunjukkan cinta mereka dengan bekerja keras.
Baca Juga: Kronologi Insiden Wasit Kena Tinju Pemain di Laga Aceh vs Sulteng dalam Ajang PON 2024
Namun di Jepang juga ada fenomena "karoshi", atau kematian akibat bekerja terlalu keras, sehingga menjadi perbincangan hangat di dunia internasional.
Karoshi juga sering disebut aktivitas seorang karyawan yang bekerja sampai mati, karena sang karyawan terlalu banyak bekerja dengan jam kerja yang relatif terlalu panjang.
Munculnya fenomena tersebut disebabkan karyawan di Jepang memiliki ikatan yang terlalu besar dengan pekerjaan. Hal inilah yang membuat mereka rela bekerja sampai lembur.
Budaya kerja di Jepang ini belakangan menjadi isu yang hangat, hingga membuat Jepang mendapatkan julukan sebagai negara dengan penduduk yang gila kerja dan rela menghabiskan waktu untuk bekerja.
Sayangnya, kebiasaan bekerja terlalu keras ini kerap kali menyebabkan kematian karena kelelahan. Kasus kematian karena terlalu banyak kerja inilah yang disebut sebagai karoshi.
Baca Juga: 5 Peringkat Teratas World’s Best Companies 2024 Menurut TIME
Karoshi pertama di Jepang
Karoshi pertama kali terjadi di Jepang pada tahun 1969. Saat itu, seorang pria berusia 29 tahun bekerja di departemen pengiriman surat kabar
Ketika di kantor, pria tersebut mendadak terserang stroke dan dinyatakan meninggal karena overworking atau bekerja secara berlebihan.
Sejak kejadian tersebut, fenomena karoshi terus terjadi di Jepang karena para pegawai takut dipecat kalau mereka tidak bekerja secara maksimal.
Mereka juga berharap bisa segera naik pangkat atau naik gaji dengan menunjukkan hasil kerja yang maksimal di hadapan atasan.