Pejuangkantoran.com Haruskah Perusahaan mempekerjakan Gen Z? Jawaban yang tidak boleh dibantah: HARUS!
Terkait dengan sebuah survei yang dilakukan yang menunjukkan bahwa sekitar 6 dari 10 perusahaan yang disurvei memecat lulusan yang baru mereka rekrut tahun ini.
Jika menilik usia kelulusan, kelompok ini masuk dalam Generation Z alias Gen Z. Padahal, jika mengacu pada apa yang disampaikan oleh riset Pew Research Centre yang dikutip di laman Rasmussen.edu, sebuah Perusahaan menjadi ‘wajib’ mempekerjakan Gen Z.
Baca Juga: Orang Lama di Kabinet Prabowo, Siapa yang Disebut-sebut sebagai Menteri Terkaya?
Apa sebab? Menurut Pew Research Centre yang melakukan riset di Amerika Serikat, Gen Z adalah generasi terbaru yang sedang menuju fase dewasa yang paling beragam secara ras dan etnis dalam sejarah negara tersebut.
Selain itu, mereka adalah generasi yang paling berpendidikan di AS.
Dan yang sudah pasti adalah generasi Baby Boomers dan Gen X sudah masuk usia pension. Ini artinya sudah terjadi pergeseran generasi yang signifikan.
Dalam lama ini, mengutip hasil penelitian Universitas Johns Hopkins, memperkirakan bahwa pada tahun 2030, sekitar 30% angkatan kerja akan menjadi Gen Z. Artinya, generasi ini adalah masa depan tulang punggung perusahaan.
Baca Juga: 6 Keuntungan Bagi Perusahaan Jika Mempekerjakan Gen Z. Tidak Percaya? Simak Sendiri!
Investasi Untuk Masa Depan
Bagaimana di Indonesia? Setidakya ada kemiripan dalam statistik demografi. Piramida penduduk Indonesia, menurut Badan Pusat Statistik, dari hasil sensus penduduk tahun 2020, Gen Z mendominasi piramida penduduk Indonesia.
Jumlah generasi ini sebanyak 74,93 juta jiwa. Angka ini sekitar 27,94 persen dari total populasi Indonesia. Bukan angka yang kecil.
Meskipun saat ini belum semua Gen Z berada di usia produktif, namun sekitar tujuh tahun lagi mereka akan masuk ke kelompok tersebut.
Trentu saja hal ini menjadi peluang dan tantangan bagi Indonesia untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan Pembangunan dengan menjadikan Gen Z sebagai tulang punggung sekaligus motor penggerak bangsa.