Pejuangkantoran.com – Bekerja sudah lumayan sekitar 2 tahunan, target selalu tercapai, bahkan beberap kali melebihi target, tidak pernah bermasalah di kantor, rasanya sudah waktunya kamu meminta kenaikan gaji. Apalagi dalam waktu dekat kamu akan menikah.
Meminta kenaikan gaji dalam budaya kita cenderung sensitif dan tabu untuk dibicarakan. Padahal itu adalah hak kamu dan menjadi salah satu alasan kamu bekerja di tempat tersebut. Oleh karena itu sudah semestinya secara berkala, kamu mengevaluasinya.
Namun, tentu saja mengajukan kenaikan gaji ke boa atau pimpinan itu tidak bisa sembarangan dilakukan. Kalau tidak punya alasan kuat dan salah cara menyampaikannya, bukannya naik gaji, bisa jadi malah kamu akan dijauhi sama bos dan serba dipersulit urusanmu di kantor.
Berikut ini ada poin-poin penting yang direkomendasikan oleh thecut.com tentang pengajuan usulan kenaikan gajimu.
- Harus paham benar bahwa meminta kenaikan gaji itu hal yang normal.
Jangan berpikir bahwa atasan (manajer) kamu akan baper atau marah saat kamu meminta kenaikan gaji, karena ini adalah tanggung jawabanya juga.
Bagi seorang manajer itu urusan yang biasa saja, beda dengan yang memintanya. Jika memang manajer kamu itu orangnya logis dan profesional, dia tidak akan pernah berpikir bahwa ketika ada yang meminta kenaikan gaji adalah hal yang tidak pantas.
Jika memang pada akhirnya manajer kamu tidak mengabulkan permintaanmu, tidak ada risiko akan ada hubungan yang renggang antara kamu dengan manajer kamu. Semua akan berlnjut seperti biasa.
Tentu saja hal itu bisa terjadi jika kamu tidak meminta jumlah yang sangat tidak sesuai dengan pasar sesuai pekerjaanmu dan rekam jejakmu yang bagus bagi Perusahaan. Manajer yang profesional tetap akan mendukung kamu setelahnya.
Dan yang juga harus diingat, kenaikan gaji bukanlah bantuan atau hadiah. Itu adalah cara bagi pemberi kerja untuk membayar nilai pasar yang wajar untuk pekerjaanmu dan cara mempertahankan kamu di Perusahaan.
- Jika kamu sudah bekerja dengan sangat baik selama setahun, mungkin sudah saatnya untuk bertanya soal kenaikan gaji.
Jika sudah setahun atau lebih sejak gaji terakhir kamu ditetapkan, dan rekam jejakmu sangat baik selama kurun waktu tersebut, masuk akal untuk meminta peninjauan ulang gajimu.
Banyak perusahaan secara rutin meninjau gaji setiap tahun, umumnya bersamaan dengan evaluasi kinerja, Saat evaluasi kinerja inilah kamu punya kesempatan untuk membicarakan kenaikan gaji.
Namun, ada juga Perusahaan yang tidak menjalankan siklus kenaikan gaji yang teratur. Ini artinya kamu yang harus berinisiatif membuka topik tersebut.
Ada Perusahaan yang secara rutin tiap tahun menaikkan gaji karyawan. Ini bukan termasuk kenaikan gaji karena prestasi tapi penyesuaian gaji dengan kenaikan biaya hidup. Artinya, kamu masih punya peluang untuk mengusulkan kenaikan gajimu di luar yang rutin tahunan penyesuaian biaya hidup tersebut.
Baca Juga: Saat Wawancara Kerja, Cari Tahu Apakah Kamu Punya Atasan yang Baik (Gaji Tinggi Urutan Kedua)