Perekrut seringkali menilai mereka kurang berpengalaman hanya karena mencantumkan tahun kelulusan di CV. Padahal, banyak lulusan muda yang sudah memiliki pengalaman kerja selama kuliah, baik melalui magang atau pekerjaan paruh waktu.
Jadi, tahun kelulusan bisa menghalangi untuk mendapatkan posisi yang lebih senior atau strategis, meskipun pengalaman yang dimiliki sudah cukup untuk mengisi peran tersebut.
Menghapus tahun kelulusan dapat membantu kandidat muda menghindari stereotip ini sehingga perekrut lebih fokus pada keterampilan dan pengalaman mereka.
Baca Juga: Link PDF Kalender Masehi 2025 Lengkap dengan Tahun Hijriah dan Penanggalan Jawa
Pengalaman lebih penting daripada pendidikan
Selain menghapus tahun kelulusan, Jerry Lee juga menyarankan untuk memindahkan bagian pendidikan ke bagian bawah CV.
Fokus utama sebaiknya ada pada pengalaman kerja karena itulah yang lebih relevan dengan posisi yang dilamar.
Pendidikan harusnya hanya menjadi pertimbangan tambahan, walaupun tetap dianggap penting. Terutama jika kandidat sudah memiliki beberapa tahun pengalaman kerja.
Jadi, untuk menghindari diskriminasi usia, pastikan pengalaman profesional mendapatkan tempat utama saat kamu membuat CV. (Elga Windasari)