Perekrut seringkali menilai mereka kurang berpengalaman hanya karena mencantumkan tahun kelulusan di CV. Padahal, banyak lulusan muda yang sudah memiliki pengalaman kerja selama kuliah, baik melalui magang atau pekerjaan paruh waktu.
Jadi, tahun kelulusan bisa menghalangi untuk mendapatkan posisi yang lebih senior atau strategis, meskipun pengalaman yang dimiliki sudah cukup untuk mengisi peran tersebut.
Menghapus tahun kelulusan dapat membantu kandidat muda menghindari stereotip ini sehingga perekrut lebih fokus pada keterampilan dan pengalaman mereka.
Baca Juga: Link PDF Kalender Masehi 2025 Lengkap dengan Tahun Hijriah dan Penanggalan Jawa
Pengalaman lebih penting daripada pendidikan
Selain menghapus tahun kelulusan, Jerry Lee juga menyarankan untuk memindahkan bagian pendidikan ke bagian bawah CV.
Fokus utama sebaiknya ada pada pengalaman kerja karena itulah yang lebih relevan dengan posisi yang dilamar.
Pendidikan harusnya hanya menjadi pertimbangan tambahan, walaupun tetap dianggap penting. Terutama jika kandidat sudah memiliki beberapa tahun pengalaman kerja.
Jadi, untuk menghindari diskriminasi usia, pastikan pengalaman profesional mendapatkan tempat utama saat kamu membuat CV. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Daftar UMP Seluruh Provinsi di Indonesia di 2025 Jika Naik 6,5 Persen, Daerah Mana yang Tertinggi?
Sebelum Spotify Wrapped 2024 Diumumkan, Ini Tips agar Platform Streaming Musik Tersebut Tidak Error
4 Kesalahan Seorang Manajer Yang Gagal Dalam Mendelegasikan Tugas Kepada Anak Buah
4 Keterampilan Ini Hampir Dilupakan di Dunia Kerja, Bagaimana Cara Mengasahnya Kembali?
Brain Rot" Jadi Kata Terpopuler Tahun 2024: Fenomena atau Peringatan bagi Anak Muda?
Menang Banyak! Donald Trump Jadi Presiden AS, Kekayaan Elon Musk Bertambah $70 Miliar
6 Cara Hemat Langganan Paket Streaming Film dan Musik, Tak Perlu Lagi Buang-buang Uang!