kubikel

Hati-hati, 7 dari 10 Pekerja Kantoran Mengaku Punya 'Istri Kantoran’ atau ‘Suami Kantoran'

Sabtu, 14 Desember 2024 | 11:05 WIB
Ilustrasi: Teman dekat di tempat kerja yang semula menjadi partner kerja harus punya batasan agar tidak menimbulkan masalah. (Freepik)

Manfaat instrumental, misalnya, adalah rekan kerja yang keterampilannya saling melengkapi dan dengan demikian menjadi lebih produktif sebagai hasilnya.

Sedangkan manfaat efektif lebih merupakan faktor emosional, seperti menjalin jaringan sosial yang kuat dan membangun tim.

Mereka yang tidak membangun manfaat efektif ini cenderung mengalami kesepian dan isolasi di tempat kerja, lanjut Amanda.

Baca Juga: Australia Luncurkan Visa Skills in Demand, Biar Pekerja Asing Lebih Fleksibel Dapat Tempat Tinggal Permanen

Namun, teman dekat di tempat kerja juga perlu menetapkan batasan yang jelas untuk memastikan persahabatan ini tidak menjadi saling ketergantungan.

Memang, penelitian juga menemukan bahwa persahabatan di tempat kerja bisa membantu individu mengatasi masalah ekonomi, dan dapat memotivasi karyawan untuk kembali bekerja di kantor (WFO).

Hubungan yang terlalu dekat malah bisa menghalangi objektivitas seseorang, imbuh Amanda, yang membuat orang rentan untuk bekerja berlebihan.

"Kalau ada perbedaan kekuasaan dalam hubungan tersebut, hal itu membuat orang sangat rentan terhadap tuduhan penyalahgunaan kekuasaan.

“Hal itu bisa menyebabkan konflik antara rekan kerja, tuduhan pilih kasih, atau bahkan sesuatu yang lebih negatif," ujarnya.

Pada akhirnya, apakah hubungan ini menjadi titik lemah kamu, tergantung pada pemahaman kamu tentang peran profesional dan pribadi kamu agar tidak membiarkan keduanya berbenturan.

Baca Juga: Pemimpin Wajib Pahami The Big Five Personality Anggota Timnya Supaya Sukses Dalam Kerja Tim

"Kalau kamu merasa hubungan kamu dalam kehidupan pribadi menjadi rusak karena banyaknya perhatian dan sumber daya yang kamu berikan pada peran lain, itu mungkin pertanda buruk," tambah Amanda.

Sebutan yang cocok

Profesor Celia Moore, akademisi di Imperial College di London, kurang setuju dengan sebutan pasangan kerja karena beberapa alasan. Salah satunya, karena ungkapan itu mengandung banyak konotasi yang mungkin tidak akurat.

Celia mengatakan, wajar saja kalau masyarakat membuat julukan-julukan untuk menggambarkan kemitraan kerja yang erat. Bagaimanapun, office romance bukan hal yang baru di dunia kerja.

Halaman:

Tags

Terkini