kubikel

Ikuti Tips Ini Agar BIsa Memberikan Impresi Pertama yang Baik Kepada Perekrut Saat Wawancara Kerja

Selasa, 24 Desember 2024 | 12:00 WIB
Saat wawancara kerja, harus bisa memberika impresi yang baik kepada perekrut. (KIENGCAN)

 

Apa Yang Dibawa Saat Wawancara

Luangkan waktu untuk menyusun apa yang akan kamu bawa saat wawancara, seperti berikut ini:

  1. Setidaknya 5 salinan resume hardcopy. Pewawancara mungkin sudah membaca resume kamu, tapi tentu tidak semuanya. Karena itu, Salinan hardcopy tadi bisa kamu manfaatkan kalau kamu mau menyoroti pencapaian tertentu.
  2. Buku ctatan dan bolpoin yang akan kamu gunakan untuk mencatat hal-hal pentimg selama wawancara. Sebaiknya tidak mencatat dalam ponsel atau gadget lainnya, Catatan-catatan penting ini bisa kamu tindak lanjuti saat mengirimkan email ucapan terima kash setelah wawancara. Selalu melakukan kontak mata saat wawancara.
  3. Siapkan pertanyaan-pertanyaan penting yang akan kamu ajukan ke pewawancara dalam bentuk hardcopy.
  4. Satu tas yang bisa membuat semua dokumen penting yang harus kamu bawa saat wawancara. Tas jinjing akan tampak lebih profesional.

 Baca Juga: Small Talk atau Obrolan Ringan Penting Dilakukan di Kantor Atau Saat Wawancara Kerja. Berikut Kuncinya!

Sopan Santun Dan Bahasa Tubuh

Komunikasi non-verbal akan terlihat pada bahasa tubuhmu:

  1. Tunjukkan rasa percaya diri dan bahasa tubuh yang mudah dipahami. Jangan pelit senyuman dan lakukan kontak mata saat berbicara. Duduk atau berdiri tegak dnan bahu ditarik ke belakang.
  2. Hormati setiap orang yang kamu temui, mulai dari gerbang masuk, tempat parkir, pintu dan resepsionis gedung. Perlakukan mereka dengan pantas, seolah-olah mereka yang akan menentukan diterim atau tidaknya kamu.
  3. Jabat tangan dengan baik. Saat wawancara kerja, pewawancara (terutama yang senior) harus menukurkan tangan terlebih dahulu untuk memulai jabat tangan.

Berdirilah, tatap mata orang tersebut dengan tersenyum. Jabat dengan kuat namun tidak menyakiti.

  1. Bila dimungkinkan, minta kontak dari masing-masing pewawancara sehingga kamu dapat menindaklanjutinya secara individual dengan email ucapan terima kasih yang terpisah.

Jika wawancara di pagi hari, kirimka email tindak lanjutmu pada hari yang sama. Jika wawancara di sore hari, keesokan paginya sudah cukup. Pastikan setiap email berbeda dari yang lain, dengan menggunakan catatan yang kamu buat selama percakapan.

 Baca Juga: 25 Pertanyaan Yang Sering Diajukan Saat Wawancara Kerja yang Bisa Kamu Jawab dengan Teknik STAR

Bersikaplah Autentik, Ringkas, dan Optimis

  1. Jawablah pertanyaan yang diajukan dengan jujur. sampaikan jawabanmu dengan keterampilan dan prestasimu. sampaikan contoh solusi dan hasil yang telah kamu capai. Jika tidak dapat langsung menemukan jawaban yang tepat, sampaikan bahwa kamu perlu memikirkan contoh yang lebih tepat, setelah menemukan lalu jawab.
  2. Buatlah jawaban yang singkat dan fokus, pastikan kamu benar-benar menjawab pertanyaan yang diajukan. Hindari jawaban bertele-tele karena waktumu terbatas. Biarkan pewawancara yang memimpin percakapan.
  3. Jangan berbicara negatif tentang atasan atau kolega saat ini dan sebelumnya. Perusahaan ingin mempekerjakan pemberi solusi yang mampu mengatasi situasi sulit.

Jika kamu merasa putus asa dengan pekerjaanmu saat ini, fokuslah untuk membicarakan apa yang telah kamu peroleh dari pengalaman tersebut dan apa yang ingin kamu lakukan selanjutnya.

***

Halaman:

Tags

Terkini