Pejuangkantoran.com - Micromanager adalah sebutan untuk tipe atasan yang cenderung terlalu mengontrol dan terlibat dalam detail pekerjaan bawahannya.
Bukannya membuat pekerjaan semakin lancar, gaya kepemimpinan seperti ini justru bisa menciptakan ketidaknyamanan, memperlambat kerja, serta berdampak negatif pada semangat dan kinerja tim.
Bahkan, penelitian sudah membuktikan bahwa pengawasan yang berlebihan dari atasan dapat mengurangi produktivitas karyawan.
Bagi kamu yang curiga di tempat kerja kamu ada atasan tipe micromanager, berikut adalah beberapa tandanya.
- Selalu muncul keraguan di lingkungan kerja
Rasa tidak aman akibat atasan micromanager bisa membuat kamu tidak percaya dengan hasil kerja diri sendiri dan bahkan antar rekan kerja.
Jika ini terus terjadi, akibatnya adalah motivasi bekerja yang dapat menurun, muncul sindrom imposter, dan berkurangnya loyalitas terhadap perusahaan.
- Pekerjaan lebih lama selesai
Atasan yang terus-menerus ikut campur dalam proyek yang dikerjakan bawahannya, bukannya bisa membuat pekerjaan cepat selesai, tetapi justru dapat memperlambat prosesnya.
Ini karena tugas yang seharusnya selesai tepat waktu bisa menjadi molor karena selalu dikoreksi dan diubah oleh atasan sehingga akhirnya lebih lama selesai. Sikap micromanager ini juga bisa membuat karyawan berisiko lebih sering lembur.
Baca Juga: 3 Tips Menghadapi Atasan Micromanager Agar Tidak Merusak Produktivitas dan Kreativitas Kerja
- Pengawasan berlebihan
Atasan micromanager cenderung ingin mengetahui setiap detail kecil pekerjaan, hingga yang seharusnya tak perlu diketahui karena bisa diselesaikan oleh karyawan.
Mulai dari memeriksa email secara rutin hingga membuat jadwal rapat yang tidak perlu, pengawasan seperti ini dilakukan dengan alasan untuk mencakup memantau aktivitas karyawan secara langsung.
- Terlalu fokus pada dokumentasi
Atasan yang meminta data administratif berlebihan juga dapat mengalihkan karyawan dari fokus dari pekerjaan utamanya. Ini membuat energi yang seharusnya digunakan untuk menghasilkan sesuatu malah terbuang untuk hal-hal yang kurang penting.
- Batasan yang tidak jelas
Pengawasan yang berlebihan bisa membuat batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi menjadi tidak jelas.
Mengapa? Karena atasan micromanager biasanya akan terus menghubungi karyawannya melalui email, telepon, atau pesan bahkan di akhir pekan. Padahal, hal tersebut seharusnya tidak dilakukan di luar jam kerja.