kubikel

3 Pekerjaan Paling Diminati di 2025 Berdasarkan Studi

Jumat, 17 Januari 2025 | 19:56 WIB
Passive income bisa memberimu sumber daya tambahan tanpa harus mengganggu pekerjaan utama. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Seiring dengan meningkatnya persaingan di pasar kerja, para pencari kerja di Indonesia perlu memperbarui strategi mereka dalam mencari pekerjaan di 2025.

Mengirimkan lamaran sebanyak mungkin dengan harapan memperbesar peluang mendapatkan pekerjaan justru bisa menjadi boomerang, dan banyak yang akhirnya kecewa karena tidak mendapatkan respons. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, penting bagi pencari kerja untuk melamar posisi yang sesuai dengan keterampilan mereka, sehingga dapat menonjol di mata perekrut.

Serla Rusli, LinkedIn Career Expert, mengingatkan para pencari kerja agar lebih selektif dan strategis dalam melamar pekerjaan. Dengan semakin banyaknya orang yang mencari pekerjaan tahun ini, para profesional di Indonesia diharapkan untuk mengambil pendekatan baru yang lebih cerdas dan terfokus pada posisi yang sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

Baca Juga: 4 Alasan Orang Susah Menabung untuk Dana Darurat, Bukan Melulu karena Pendapatan yang Rendah

Pekerjaan dengan Peluang Terbesar di 2025

Menurut riset terbaru LinkedIn, hampir 7 dari 10 (69%) pencari kerja di Indonesia terbuka untuk mengeksplorasi peluang karier di industri atau bidang baru. Laporan terbaru dari LinkedIn, Jobs on the Rise, memberikan gambaran tentang bidang pekerjaan yang mengalami pertumbuhan pesat di Indonesia selama tiga tahun terakhir.

Adapun tiga sektor dengan pekerjaan yang paling cepat berkembang adalah:

  1. Konsultan Perjalanan
    Seiring dengan pulihnya sektor pariwisata pasca pandemi, permintaan untuk konsultan perjalanan semakin meningkat. Pekerjaan ini melibatkan perencanaan dan penyusunan itinerary bagi pelanggan, serta memberikan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Banyak orang kini kembali merencanakan perjalanan setelah pembatasan perjalanan global berakhir, membuka peluang besar di sektor ini.

  2. Ahli Keamanan Siber
    Dengan berkembangnya teknologi digital, kebutuhan akan ahli keamanan siber semakin mendesak. Setiap perusahaan kini sangat bergantung pada sistem digital untuk operasionalnya, sehingga perlindungan terhadap data dan informasi menjadi prioritas utama. Ahli keamanan siber bertanggung jawab untuk menjaga data perusahaan dari potensi ancaman dan serangan dunia maya yang semakin canggih.

Baca Juga: Tak Cuma Pulihkan Ekosistem, BRI Menanam-Grow & Green Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

3. Analis Pusat Operasi Keamanan

Posisi ini sangat penting dalam dunia yang semakin terhubung secara digital. Analis pusat operasi keamanan bertugas untuk memantau dan menanggapi ancaman terhadap sistem keamanan suatu organisasi. Mereka bekerja secara real-time untuk mendeteksi dan merespons insiden keamanan dengan cepat dan efektif.

 

Menanggapi Perubahan di Pasar Kerja

Halaman:

Tags

Terkini