Pejuangkantoran.com - Pekerjaan seharusnya menjadi ruang bagi seseorang untuk berkembang dan termotivasi memberikan yang terbaik.
Namun, pada kenyataannya banyak orang yang diam-diam merasa tidak nyaman atau bahkan tertekan dengan pekerjaannya, tetapi memilih untuk memendam perasaan tersebut.
Ketidakpuasan ini biasanya tercermin dari beberapa perilaku sehari-hari berikut saat berada di lingkungan kerja.
- Tidak berkembang di luar tugas yang diberikan
Orang yang tidak suka dengan pekerjaannya hanya fokus pada tugas yang secara jelas diperintahkan. Bahkan, mereka menghindari kesempatan untuk berkembang dengan mengambil tugas tambahan.
Menurut mereka, pekerjaan adalah rutinitas formal sehingga tidak perlu berinisiatif atau belajar hal baru.
- Terlambat menyelesaikan tugas
Tenggat waktu dianggap sepele bagi orang yang tidak nyaman dengan pekerjaannya.
Meskipun waktunya cukup, mereka cenderung menunda hingga menit terakhir yang menunjukkan bahwa mereka tidak peduli dengan kualitas atau dampak pekerjaannya.
Baca Juga: 10 Cara Efektif dan Profesional dalam Mengatasi Konflik dengan Rekan Kerja
- Tidak suka menerima pujian
Mereka tidak menikmati pujian atas pencapaian karena tidak merasa bangga dengan pekerjaan itu atau khawatir pujian akan membawa tanggung jawab tambahan yang tidak diinginkan.
Alih-alih menikmati apresiasi, mereka justru memberi jawaban singkat untuk menghindari diskusi lebih lanjut.
- Menghindari pertanyaan pribadi
Saat tak nyaman dengan pekerjaan, orang akan merasa hubungan dengan rekan kerja hanya bersifat transaksional dan sementara.
Ini membuat mereka menjaga jarak dengan memberi jawaban singkat, mengalihkan pembicaraan, atau bahkan terlihat tidak nyaman saat ditanya soal kehidupan di luar pekerjaan.
- Tidak berteman sesama rekan kerja
Berkaitan dengan poin di atas, karena menghindari pertanyaan pribadi, orang yang tak suka dengan pekerjaannya juga cenderung menghindari interaksi yang tidak perlu. Bahkan dalam situasi kerja sama tim, mereka hanya berbicara seperlunya tanpa ada basa-basi.
- Berbagi ide hanya jika diminta
Rasa apatis yang dirasakan saat tidak nyaman dengan pekerjaannya, membuat mereka enggan mengungkapkan ide, meskipun ide tersebut bermanfaat.