Abrahams bilang, “Kita perlu mengajukan pertanyaan untuk memastikan bahwa kita memahami pemikiran orang lain dan juga untuk memberitahu bahwa kita mendengarkannya.”
Jadi, pertama yang diperlukan adalah rasa ingin tahu. Kedua, tunggu dan dengarkan tanggapan. Ketiga, berikan ruang dan waktu serta perhatian kepada lawan bicara untuk merespons.
Baca Juga: 3 Langkah Membuat Jurnal bagi Si Pemula yang Bingung Cara Mulai Menulisnya
3. Jangan lupa empati
Cara terbaik agar orang lain mau mendengarkan dan peduli dengan apa yang kamu katakan adalah dengan mencari tahu apa yang paling penting bagi orang tersebut.
Pendekatan yang lebih baik adalah dengan menempatkan diri kamu secara mental pada posisi orang tersebut.
“Cukup dengan menemukan apa yang relevan dengan orang yang kamu ajak bicara. Itu berarti kamu harus memikirkan siapa dia dan bagaimana ide-ide kamu berdampak padanya,” saran Abrahams.
Jadi, jangan lupa berempati pada orang lain dan melihat masalah dari sudut pandang dia agar keterampilan komunikasi kamu meningkat. (Elga Windasari)