Jangan Mengundurkan Diri di Tengah Masa Pelatihan
Dalam pelatihan MT ini, kamu akan diawasi dan dievaluasi oleh supervisor atau manager secara ketat. Dan perlu dipahami, siapa saja peserta MT, kalau dianggap tidak sesuai dengan requirement yang dibutuhkan untuk terjun dalam tugas sesungguhnya, bisa dianggap gagal dan tidak lulus.
Jika seorang MT gagal dalam tahun pertama, kemungkinan besar akan dikeluarkan dari program MT dan tidak diangkat menjadi karyawan tetap, walaupun ada kemungkinan perusahaan menawarkan kesempatan lain.
Tentu saja jika kamu dianggap mampu menjalani pekerjaan sesungguhnya, maka kamu akan langsung diangkat menjadi karyawan tetap dan ditempatkan di sejumlah tempat. Penempatan ini akan mengalami rotasi, baik divisi atau unit kerja maupun lokasi jika memang ada sejumlah kantor cabang di sejumlah tempat/kota.
Baca Juga: 3 Keterampilan untuk Jadi Management Trainee, agar Lolos Pelatihan Bisa Langsung Jadi Manajer!
Yang pasti, seberat apapun program pelatihan selama kamu menjalani program MT ini, ikuti dan jalani secara penuh. Biasanya sejak sesi wawancara, kamu sudah akan ditanya tentang komitmen ini.
Usahakan tidak mengundurkan diri dari program di tengah-tengah masa pelatihan. Karena apabila kamu mengundurkan diri selama masa pelatihan ini kamu dapat dianggap wanprestasi dan harus membayar ganti rugi atau denda.
Walaupun program Management Trainee ini berat, namun ini salah satu peluang kamu untuk bisa berkarir menjadi tim manajerial di perusahaan tersebut.
Jadi, jika ada peluang dan kesempatan MT dan kamu tertarik, jangan sia-siakan, karena perusahaan yang menyelenggarakan MT adalah perusahaan besar dengan peluang berkembangnya karir yang luas.
Sudah siap menjadi seorang management trainee? ***