kubikel

Dilema Pekerja Perempuan saat Harus Memilih: Mau Disukai atau Dianggap Kompeten?

Jumat, 14 Maret 2025 | 22:03 WIB
Ilustrasi: Bagi karyawan perempuan, jadi orang yang disukai dan kompeten seringkali tidak sejalan. (Freepik)

Mau disukai atau dianggap kompeten?

Kadang kamu terlalu fokus untuk menjadi orang yang disukai di tempat kerja, padahal itu bisa jadi bumerang.

Ada penelitian dari Catalyst (2007) yang menyebutkan bahwa perempuan sering kena “double-bind” di kantor.

Artinya, kamu sering harus memilih: mau disukai atau dianggap kompeten? Kalau terlalu ramah dan lembut, kita dianggap kurang tegas. Tapi kalau lebih berani dan tegas, bisa-bisa dibilang bossy atau tidak enak diajak kerja sama.

Baca Juga: Tertarik dengan Investasi ST014? Ketahui Dulu Imbalan dan Simulasi Kupon Tiap Serinya!

Jadi, bagaimana perempuan harus bersikap?

Penulis Chimamanda Ngozi Adichie memiliki punya saran bagus nih: kamu harus tahu kapan momen penting untuk meninggalkan keinginan untuk disukai demi mempertahankan ide dan visi kamu.

Kalau kamu terlalu memikirkan bagaimana caranya agar semua orang suka, kamu bisa kehilangan keberanian untuk berbicara dengan jujur dan mempertahankan apa yang kamu yakini.

Jadi, intinya bukan berarti kamu harus jadi galak atau cuek. Tapi kalau ada momen di mana antara tetap disukai atau mempertahankan ide dan prinsip kamu, pilihlah yang terakhir.(Elga Windasari)

Halaman:

Tags

Terkini