PejuangKantoran.com - Memiliki rasa percaya diri saat berbicara atau menyampaikan pendapat itu penting. Namun, rasa percaya diri saja tidak cukup, cara menyampaikannya juga berpengaruh.
Dalam percakapan sehari-hari, tanpa sadar kata kita sering menyisipkan frasa "Saya pikir" sebelum mengungkapkan pendapat.
Misalnya, "Saya pikir, kita harus memilih opsi A" atau "Saya pikir, kita harus menonton film ini."
Meskipun terdengar wajar, terlalu sering menggunakan kalimat ini justru bisa melemahkan pesan yang ingin disampaikan dan terkesan kurang percaya diri.
Baca Juga: Agar Terhindar dari Smishing, Nasabah BRI Diimbau untuk Jaga Kerahasiaan Transaksi Perbankan
"Saya pikir" termasuk dalam kategori bahasa yang meminimalkan pernyataan. Sama seperti kata seperti "hanya," "maaf," dan "mungkin", yang juga termasuk dalam kategori ini karena dapat membuat seseorang terdengar kurang yakin.
Dalam konteks profesional, hal ini bisa mempengaruhi cara orang lain menilai kredibilitas dan keseriusan ide yang kamu sampaikan.
Ganti dengan kalimat yang lebih tegas
Salah satu cara sederhana untuk terdengar lebih percaya diri adalah mengganti "Saya pikir" dengan frasa yang lebih kuat, seperti "Saya merekomendasikan."
Contoh, dari mengatakan, "Saya pikir, kita harus menetapkan deadline untuk proyek ini" menjadi "Saya merekomendasikan untuk menetapkan deadline untuk proyek ini".
Perubahan ini memang kecil, tetapi memberikan kesan yang lebih tegas dan berorientasi pada tindakan. Beberapa contoh lainnya:
Baca Juga: Oversharing Goals Kamu dengan Orang Lain Ternyata Bisa Menggagalkan Rencanamu. Kenapa?
"Saya pikir, kita harus merevisi proposal" jadi "Saya merekomendasikan revisi proposal".
"Saya pikir, kafe ini harus dikembangkan" jadi "Saya merekomendasikan untuk mengembangkan kafe ini".
"Saya pikir, mobil ini bagus untuk dibeli" jadi "Saya merekomendasikan untuk membeli mobil ini".
Dengan menggunakan frasa yang lebih tegas, pendapat akan terdengar lebih kredibel dan lebih sulit untuk diabaikan.
Jika masih ragu, gunakan pendekatan lain
Ada situasi saat ketidakpastian tidak bisa dihindari. Jika masih ragu dalam memberikan rekomendasi, tambahkan alasan atau konteks sebelum menyampaikan pendapat.