kubikel

5 Dos & Don’ts Pakai AI untuk Melamar Pekerjaan Biar Nggak Blunder dan Bikin Lamaranmu Ditolak

Senin, 24 Maret 2025 | 10:11 WIB
Ilustrasi: Hindari mengutip CV hasil ChatGPT plek-ketiplek. Ikuti dos & don’ts memakai AI untuk melamar pekerjaan. (Freepik/Rawpixel)

Poin ini penting banget! Kamu bisa memakai AI untuk mencari inspirasi atau proofread, tapi jangan sampai CV atau cover letter-mu full hasil copy-paste dari AI. Kenapa?

Karena AI cenderung menulis secara generik, penuh kata-kata klise kayak “team player” atau “hardworking professional” yang sudah basi. Selain itu, ada kemungkinan error atau informasi yang nggak nyambung.

Baca Juga: Ifan Seventeen: 'Biarkan Saya Bekerja', Akui Siap Mundur Jika Ada yang Mampu Menggantikannya

Menurut survei CV Genius, 57% perusahaan langsung menolak lamaran yang kelihatan otomatis. Jadi tetap usahakan menulis sendiri dulu, baru minta AI untuk mengecek grammar, memberi saran wording atau kata-katanya, atau membantu agar tulisannya lebih mengalir.

4. Don’t: Melamar ke banyak lowongan pakai AI

Ada juga lho, orang yang pakai AI buat mass apply alias melamar ke puluhan lowongan pekerjaan sekaligus. Memang sih, kelihatannya praktis, tapi kualitas jelas bakal keteteran.

Lamaran yang ditulis pakai AI biasanya terasa datar, kurang personal, dan tidak spesifik. Rekruter bakal langsung tahu mana aplikasi yang asal comot.

Bahkan, perusahaan besar sekarang sudah pakai AI detector untuk menyaring lamaran yang terlalu otomatis. Jadi fokus aja ke posisi yang beneran kamu minati, riset yang matang, dan bikin surat lamaran yang tailored. Lebih capek, tapi hasilnya worth it.

5. Do: Jujur soal penggunaan AI

Jika saat interview nanti ditanya, “Pakai AI nggak waktu buat CV ini?”, jangan ragu untuk menjawab iya. Malah, ini bisa jadi nilai plus!

Baca Juga: 8 Sikap yang Bisa Membuat Kamu Terlihat Tidak Profesional, Salah Satunya Selalu Berkata “Ya”

Kamu bisa menjelaskan bahwa kamu pakai AI untuk brainstorming, cek grammar, atau latihan interview. Ini menunjukkan bahwa kamu adaptif, tech-savvy, dan tahu cara memanfaatkan tools dengan cerdas. Di zaman sekarang, kemampuan memanfaatkan AI juga jadi salah satu skill yang dicari perusahaan.

Kesimpulannya, AI itu bukan cheat code melainkan lebih kayak asisten pribadi. Bisa membantu, tapi tetap kamu yang pegang kendali. Pakai AI secara cerdas, dan tunjukkan siapa dirimu di setiap lamaran yang kamu kirim.

Halaman:

Tags

Terkini