Poin ini penting banget! Kamu bisa memakai AI untuk mencari inspirasi atau proofread, tapi jangan sampai CV atau cover letter-mu full hasil copy-paste dari AI. Kenapa?
Karena AI cenderung menulis secara generik, penuh kata-kata klise kayak “team player” atau “hardworking professional” yang sudah basi. Selain itu, ada kemungkinan error atau informasi yang nggak nyambung.
Baca Juga: Ifan Seventeen: 'Biarkan Saya Bekerja', Akui Siap Mundur Jika Ada yang Mampu Menggantikannya
Menurut survei CV Genius, 57% perusahaan langsung menolak lamaran yang kelihatan otomatis. Jadi tetap usahakan menulis sendiri dulu, baru minta AI untuk mengecek grammar, memberi saran wording atau kata-katanya, atau membantu agar tulisannya lebih mengalir.
4. Don’t: Melamar ke banyak lowongan pakai AI
Ada juga lho, orang yang pakai AI buat mass apply alias melamar ke puluhan lowongan pekerjaan sekaligus. Memang sih, kelihatannya praktis, tapi kualitas jelas bakal keteteran.
Lamaran yang ditulis pakai AI biasanya terasa datar, kurang personal, dan tidak spesifik. Rekruter bakal langsung tahu mana aplikasi yang asal comot.
Bahkan, perusahaan besar sekarang sudah pakai AI detector untuk menyaring lamaran yang terlalu otomatis. Jadi fokus aja ke posisi yang beneran kamu minati, riset yang matang, dan bikin surat lamaran yang tailored. Lebih capek, tapi hasilnya worth it.
5. Do: Jujur soal penggunaan AI
Jika saat interview nanti ditanya, “Pakai AI nggak waktu buat CV ini?”, jangan ragu untuk menjawab iya. Malah, ini bisa jadi nilai plus!
Baca Juga: 8 Sikap yang Bisa Membuat Kamu Terlihat Tidak Profesional, Salah Satunya Selalu Berkata “Ya”
Kamu bisa menjelaskan bahwa kamu pakai AI untuk brainstorming, cek grammar, atau latihan interview. Ini menunjukkan bahwa kamu adaptif, tech-savvy, dan tahu cara memanfaatkan tools dengan cerdas. Di zaman sekarang, kemampuan memanfaatkan AI juga jadi salah satu skill yang dicari perusahaan.
Kesimpulannya, AI itu bukan cheat code melainkan lebih kayak asisten pribadi. Bisa membantu, tapi tetap kamu yang pegang kendali. Pakai AI secara cerdas, dan tunjukkan siapa dirimu di setiap lamaran yang kamu kirim.
Artikel Terkait
Bukan Cuma Cute, Ini 7 Kelebihan Perempuan yang Suka Membaca, Salah Satunya Bisa Lebih Berempati!
6 Makanan Sisa yang Berisiko untuk Dipanaskan Kembali Jika Tidak Dilakukan dengan Benar, Menurut Ahli Keamanan Pangan
Cari Pekerjaan Baru Bisa Membuat Stres, Lakukan 6 Langkah Ini agar Bisa Menjalaninya dengan Santai
Jalin Kerja Sama dengan HKI, BRI Optimis Pertumbuhan Industri Manufaktur Makin Meningkat
8 Tanda Kamu Mungkin Kurang Sering Keramas dan Membersihkan Rambut
Jangan Kehilangan Peluang di Depan Matamu, Ikuti Karir Ala Perusahaan Teknologi Menjalankannya!
Berlari Sambil Mendengarkan Musik Lewat Headphone Memang Asyik. Namun, Waspadai Hal-Hal Berikut Ini!