Berhenti menggunakan kata-kata kosong
Agar terlihat tulus, berhentilah menggunakan kata-kata kosong umum yang seolah ingin memberikan kesan kalau kamu peduli, padahal tidak.
Salah satu kalimat yang paling sering digunakan adalah, "Maaf ya kalau kamu merasa seperti itu". Ini justru membuat pendengarnya merasa bahwa emosinya tidak divalidasi atau bahkan dimengerti.
Sebaliknya, luangkan lebih banyak waktu untuk menggali perilaku di balik perasaan orang lain. Bicarakan juga penyebab kamu mungkin menafsirkan perilaku tersebut secara berbeda.
Dengan kata lain, buka percakapan dan jangan justru menutupnya. Saran yang diberikan Tessa West, profesor psikologi di Universitas New York, adalah bicara seperti ini:
"Kok kamu berpikirnya seperti itu, ya? Soalnya aku mikirnya beda. Coba deh kita ingat-ingat lagi apa yang dibicarakan pas rapat. Biar kita sama persepsinya.”
Dengan melakukannya, kamu membenarkan pemikiran rekan kerja tersebut, tanpa terlihat merendahkan atau membuatnya merasa kamu merendahkannya.