Menurutnya, jika nilai yang kamu berikan 7 atau lebih tinggi, kamu harus mencari dukungan. Carilah seseorang di dalam tim yang dapat kamu andalkan saat terjadi kesalahan.
“Bukan untuk mengeluh, tetapi untuk bertanya dan memberikan ide tentang cara mendamaikan situasi,” katanya.
Orang tersebut juga bisa memberikan perspektif yang jelas dan seimbang untuk mencegah kamu bereaksi secara impulsif berdasarkan emosi.
Dapatkan kembali kepercayaan diri
Ini yang harus kamu waspadai, yaitu bahwa melakukan kesalahan di tempat kerja dapat mematahkan kepercayaan diri.
Ini reaksi yang sangat normal. Namun kamu harus ingat bahwa satu kesalahan tidak lalu mendefinisikan siapa diri kamu atau menentukan nilai profesional kamu.
Sekali lagi, ini bukan masalah kesalahan yang kamu lakukan. Akan tetapi kamu paham kesalahan apa yang sudah kamu lakukan serta apa dampaknya bagi rekan kerja dan perusahaan.
Setelah itu, apa pelajaran yang didapat dari kejadian tersebut dan digunakan untuk memperbaiki masa depan.
Momen yang lebih menentukan adalah bagaimana kamu melangkah maju sebagai seorang profesional setelah melakukan kesalahan.
Salah satu cara efektif untuk mendapatkan kembali kepercayaan diri adalah dengan merenungkan pencapaian kamu, yang akan membantu mengingatkan kamu tentang apa yang telah dicapai.
Baca Juga: 3 Hal yang Harus Dipertimbangkan sebelum Kamu Menjawab Pertanyaan tentang Gaji dari Rekruter
Lalu, miliki support system di tempat kerja yang kamu percayai.
“Tidak ada yang lebih buruk daripada melakukan kesalahan dan tidak memiliki siapa pun selain teman dan keluarga untuk diceritakan,” kata Rezkalla.
Jadi, jangan langsung hilang kepercayaan diri saat melakukan kesalahan di tempat kerja. Justru, ini bisa dijadikan momen untuk membuat kamu lebih percaya diri di masa depan.