Pejuangkantoran.com - Banyak orang yang berasumsi bahwa “tidak tahu” berarti “bodoh” atau “tidak pintar”. Padahal, asumsi ini tentu saja tidak benar.
Ada beberapa alasan mengapa orang mengaku tahu untuk hal-hal yang tidak diketahui. Salah satunya, keinginan untuk bersikap kooperatif dengan lawan bicara.
Selain itu, orang melakukan hal tersebut untuk menutupi rasa rendah diri bahwa dia tidak memiliki pengetahuan yang dimiliki orang lain.
Padahal, ada sisi positif dengan mengakui bahwa kamu sebenarnya tidak serba tahu.
Kesempatan untuk mendapatkan bimbingan
Mengakui bahwa ada sesuatu hal (atau seseorang) yang tidak kamu ketahui mungkin akan menciptakan kerentanan. Sebagian orang akan menganggap, kamu telah menunjukkan potensi kelemahan diri kepada orang lain.
Di sisi lain, mengakui ketidak tahuan ini ini juga bisa membuka peluang bagi kamu untuk mempelajari sesuatu yang tidak kamu ketahui. Akan klop jika ada rekan kerja yang ingin membantumu mengajari hal yang tidak kamu ketahui.
Baca Juga: 4 Kelemahan Diri yang Ingin Didengar Rekruter dari Kandidatnya saat Wawancara Kerja
Kesediaan untuk mengakui ketidaktahuan kepada orang lain juga memungkinkan kamu untuk lebih jujur pada diri sendiri.
Penilaian yang jujur ini akan membuka diri kamu terhadap pelajaran yang mungkin akan sangat berguna.
Di tempat kerja, ini juga dapat membantu kamu mendapatkan pemahaman mengenai proyek yang sedang berlangsung. Semua ini akan membuat kamu menjadi lebih efektif dalam jangka panjang.
Membangun kepercayaan
Kamu mungkin tidak ingin terlihat tidak tahu karena yakin hal itu akan menurunkan nilai kamu di mata orang lain. Padahal, hal tersebut tidak akan berdampak besar pada cara orang lain memandang kamu.
Justru kemampuan kamu menggunakan pengetahuan baru itulah yang akan meningkatkan nilai diri kamu.