Berikut Ini 6 Langkah Bagaimana Cara Menghadapi Atasan yang Tidak Memahami Pekerjaan Kamu

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Jumat, 10 Januari 2025 | 11:30 WIB
Ngopi sambil ngobrol santai adalah salah satu cara yang efektif untuk menyampaikan apa pencapainmu kepada atasanmu. (Freepik)
Ngopi sambil ngobrol santai adalah salah satu cara yang efektif untuk menyampaikan apa pencapainmu kepada atasanmu. (Freepik)

Pejuangkantoran.com – Perbedaan generasi antara atasan dan bawahan yang cukup jauh, acap kali menghambat komunikasi. Misal, kamu yang datang dari Generasi Z dengan atasan yang datang dari Generasi X.

Apabila komunikasi ini hanya di dalam wilayah pergaulan, itu bisa dimaklumi. Gaya hidup dan kemapanan bisa menjadikan perbedaan yang cukup tajam.

Yang menjadi masalah adalah ketika sudah sampai ranah pekerjaan. Yang mungkin terjadi adalah atasan tidak paham dengan apa yang kamu kerjakan. Lebih parah lagi ketika atasan tidak peduli dengan apa yang kamu kerjakan, tidak menghargai apa yang kamu kerjakan, hingga tidak menyadari kontribusi kamu dalam perusahaan.

Tentu saja hal ini tidak bisa kamu abaikan begitu saja. Yang harus kamu pahami, atasan tidak selalu memahami teknis dan atasan tidak bermaksud buruk.

Bisa jadi atasan tersebut mengalami kesulitan karena ini adalah pertama kalinya dia menduduki posisi manajerial dan mereka membutuhkan bantuanmu untuk memahami peran kamu di organisasi.

Kamu dapat mengubah situasi ini menjadi menguntungkan. Bukan hanya dengan membuat atasanmu memahami apa yang kamu lakukan pada tingkat mikro, tetapi dengan membuat dia dapat mengandalkanmu dan mendukungmu, pekerjaanmu, dan kariermu.

Baca Juga: 7 Tips agar Meeting Empat Mata dengan Atasan Bisa Jadi Kesempatan Meningkatkan Karirmu

Berikut adalah enam hal yang dapat kamu lakukan untuk mengubah keadaan tersebut:

  1. Hindari Asumsi

Hindari asumsi. Kalau atasan kamu tidak punya pengalaman dalam menggunakan widget digital terbaru atau tidak memujimu atas banyaknya pekerjaan yang kamu lakukan, bukan berarti mereka tidak tahu apa-apa.

Atasan memang seharusnya tidak terlibat dalam hal-hal yang mikro dan teknis. Mereka tugasnya mereka adalah melihat gambaran yang lebih besar.

Untuk itu, luangkan waktu untuk mencari tahu apakah atasanmu benar-benar tidak mengerti apa yang kamu lakukan sehingga kamu tahu apa yang harus kamu lakukan. Berikut ini beberapa cara untuk melakukannya:

  • Cari tahu tentang pimpinanmu, apa latar belakangnya? Gunakan informasi ini untuk mencari cara kamu berkomunikasi.
  • Pasti ada orang lain di kantor yang sudah bekerja dengan atasanmu sebelum kamu. Jelaskan permasalahanmu lalu minta saran dari mereka bagaimana sebaiknya cara berkmunikasi dengan atasanmu.

 

  1. Mintalah Bantuan dengan Cara yang Tepat

Harus diingat, atasan tidak selalu paham detail teknis dan mikro. Yang penting bahwa mereka dapat membantu dan mendukungmu.

Namun, kamu harus tahu cara meminta bantuannya. Komunikasi itu penting. Caranya, dekati dia saat senggang dan minta waktunya antara 15 – 30 menit.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: themuse.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X