Berlatih bersama teman atau rekan kerja dapat membantu meningkatkan kualitas penyampaian. Dengan begitu, kamu akan mendapatkan masukan tentang struktur argumen, kecepatan bicara, atau bahasa tubuh yang dilakukan.
Masukan yang jujur dan konstruktif dari mereka memungkinkan kamu untuk memperbaiki kesalahan sebelum berbicara di depan audiens sesungguhnya.
Baca Juga: Melalui Purwokerto Half Marathon 2025, BRI Ikut Mendorong Potensi Sport Tourism di Daerah
4. Lakukan ritual untuk menurunkan stres sebelum tampil
Sebelum tampil, tenangkan diri terlebih dahulu. Bisa dengan menarik napas dalam-dalam, berjalan santai, atau membayangkan momen menyenangkan setelah acara selesai.
Rutinitas sederhana sebelum berbicara di depan umum ini dapat membantu mempersiapkan tubuh dan pikiran kamu agar lebih tahan terhadap tekanan.
5. Membayangkan skenario terburuk secara realistis
Terkadang, ketakutan terasa besar karena pikiran membayangkan hal yang tidak masuk akal. Namun, dengan sengaja membayangkan skenario terburuk, rasa takut yang dirasakan dapat menjadi lebih ringan.
Misalnya, kalau orang mendengarkan kamu berbicara, apakah mereka akan menertawakan penampilanmu? Apakah mereka akan menganggap pendapat kamu bodoh, atau presentasi kamu membosankan?
Nah, bayangkan jika hal-hal buruk itu terjadi. Apakah audiens tertawa karena cara kamu bicara yang menggelikan? Apakah presentasi kamu seburuk itu? Mungkin semua itu hanya ada di pikiranmu.
Baca Juga: Syahrini Bikin Heboh di Cannes 2025: Pose dengan Angelina Jolie hingga Raih Penghargaan Global
6. Fokus pada wajah yang ramah
Saat melakukan public speaking, lebih mudah untuk fokus pada satu atau dua orang audiens yang terlihat mendukung, misalnya yang tersenyum atau mengangguk.
Atau, fokus saja pada materi kamu dan melakukan kontak mata dengan rekan kerja yang membantu kamu menyiapkan materi tersebut. Hal itu bisa membuat kamu merasa didukung, sehingga bisa menenangkan pikiran saat presentasi.
7. Berbicara lebih perlahan dan memberi ruang diam