Pejuangkantoran.com - Pernahkah kamu merasa seperti ini: Setiap hari bekerja sangat fokus dan disiplin, dengan lancar menyelesaikan pekerjaan selama berjam-jam tanpa banyak gangguan.
Meskipun begitu, konsentrasimu tetap terjaga, dan waktu bekerja digunakan dengan efisien.
Namun, tiba-tiba kondisi tersebut berubah drastis. Kamu tiba-tiba merasa takut gagal muncul, beban ekspektasi terasa sangat berat, dan pekerjaan yang sebelumnya bisa dilakukan jadi terasa sangat sulit.
Bahkan deadline mulai terlewat dan fokus menurun.
Jika pernah merasakannya, itu tanda bahwa kelelahan perlahan mulai menguasai.
Berikut adalah tiga tanda bahwa sudah saatnya memberi diri kamu jeda dan ruang untuk bernafas.
Baca Juga: 12 Strategi Yang Bisa Kamu Terapkan Untuk Menghadapi Burn Out Atau Kelelahan Kerja
- Terobsesi dengan pencapaian
Kamu mulai menganggap kesuksesan sebagai kunci utama untuk memperoleh pengakuan sehingga harga diri sangat bergantung pada hasil dan penghargaan yang didapatkan.
Ini membuat perasaan “tidak pernah cukup” lebih sering muncul meskipun sudah meraih banyak pencapaian.
Hal ini diperparah dengan pandangan masyarakat yang menilai seseorang berdasarkan pencapaiannya, yang semakin memperkuat keyakinan tersebut.
Itulah sebabnya saat kinerja menurun, yang membuat rasa malu dan hilangnya kepercayaan diri muncul, kamu jadi menjauh dari keluarga atau teman-teman yang sebelumnya dekat.
- Salah mengartikan kelelahan sebagai kegagalan
Banyak orang yang mengalami kelelahan fisik dan emosional berkepanjangan, dan menganggapnya sebagai kemalasan atau kegagalan.
Kebutuhan untuk beristirahat dianggap sebagai tanda kelemahan, padahal tubuh dan pikiran sebenarnya meminta waktu untuk istirahat.
Ketidaksinkronan antara pikiran dan fisik ini memunculkan frustasi sehingga mempengaruhi rasa percaya diri.