12 Strategi Yang Bisa Kamu Terapkan Untuk Menghadapi Burn Out Atau Kelelahan Kerja

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Senin, 6 Januari 2025 | 21:15 WIB
Meluangkan waktu untuk melakukan hobi adalah salah satu strategi menghadapi burn out atau kelelahan kerja. (Freepik)
Meluangkan waktu untuk melakukan hobi adalah salah satu strategi menghadapi burn out atau kelelahan kerja. (Freepik)

Pejuangkantoran.com – Pernahkah kamu merasakan kehabisan energi, menjadi sinis, dan mengalami kinerja yang buruk atau sering disitilahkan dengan burn out. Wolrd Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa burn out ini bukanlah kondisi medis namun lebih kepada fenomena pekerjaan.

Ada 6 langkah yang harus dilakukan agar bisa recovery dari burn out. Pertama, kamu harus mengakui bahwa kamu mengalami burn out. Kedua, mulailah menjauh dari pemicu stres.

Ketiga, fokus pada kesehatanmu. Keempat, mengvaluasi ulang tujuan dan nilai-nilai yang kamu pegang selama ini.

Kelima, coba cari dan eksplorasi peluang alternatif. Keenam, beristirahat dan buatlah perubahan.

Itu enam langkah yang harus dilakukan. Nah, jika langkah tadi adalah langkah agar kamu bisa recovery jika mengalami burn out, menurut clevelandclinics.org, masih ada 12 strategi untuk bisa menghadapi burn out.

 Baca Juga: 6 Langkah Saran dari Psikolog Untuk Recovery Karena Burn Out Alias Kelelahan Kerja

  1. Cari bantuan profesional

Dengan bantuan terapis profesional, usaha agar bisa recovery dari burn out bisa jauh lebih mudah lakukan. Dengan bantuan profesional, maka kita jadi bisa merasa memiliki ruang untuk dapat berbagi dan apa yang kamu alami bisa divalidasi oleh orang lain (profesional). Satu hal yang biasanya bisa membuat kita lega, dan ini adalah awal yang baik untuk bisa recovery.

 

  1. Beri tahu support system kamu

Support system kamu, misal keluarga, sahabat, rekan kerja adalah pihak yang harus diberitahu ketika kamu mengalami burn out. Mereka mungkin dapat membantumu. Jika kamu merasa tidak memiliki support system yang dapat diandalkan, penting untuk menyampaikan hal ini pada terapis profesional yang kamu temui.

 

  1. Beri tahu orang lain apa yang kamu butuhkan

Jangan berharap orang lain akan selalu bisa memahamimu. Sampaikan kepada orang lain, apa yang kamu butuhkan, misal sekadar waktu dan tempat khusus di rumah untuk menekuni hobi kamu. Mungkin kamu tidak akan selalu mendapatkan apa yang kamu butuhkan. Namun dengan sudah menyampaikannya saja adalah kebaikan tersendiri bagimu dan kesehatanmu.

 Baca Juga: Ketika Kolega Kantor Alami Masalah Mental Health, Lakukan 6 Langkah Ini Sebagai Teman Atau Atasan

  1. Berlatihlah untuk berbelas kasih pada diri sendiri

Memulihkan diri dari burn out juga perlu berbelas kasih pada diri sendiri. Maka yang perlu kamu lakukan adalah sama seperti ketika kamu membantu orang lain, yaitu memberikan kebaikan dan pengertian kepada diri sendiri.

Kamu harus menyadari bahwa kamu mengalami burn out dan perlu recovery. Kemudian, kamu harus menyadari bahwa kamu harus berbelas kasihan pada diri sendiri dan mencari tahu caranya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: clevelandclinic.org

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X