4. Buat format yang tepat
Referensi di CV sebaiknya diletakkan di dokumen terpisah. Tanpa header, kecuali kontak kamu di bagian atas, lalu masukkan detail setiap orang yang kamu jadikan referensi menggunakan font yang sama dengan CV.
Susunlah daftar tersebut dalam urutan kronologis, dimulai dari orang yang paling baru bekerja dengan kamu di bagian atas, hingga yang paling lama.
Baca Juga: Program Desa BRILian Mendorong UMKM Camilan Khas Desa Hargobinangun Menjadi Andalan
5. Kirimkan referensi pada waktu yang tepat
Sebagian besar lowongan pekerjaan tidak meminta referensi di CV. Jadi kamu tak perlu menyertakan mereka di lamaran awal, meski tidak ada larangan untuk melakukannya.
Namun, jika kamu tidak menyertakannya dan rekruter meminta referensi (karena pekerjaan yang membutuhkan tingkat kepercayaan yang tinggi), kirimkan segera setelah diminta.
Jadi, luangkan waktu sekarang sebelum mulai melamar untuk membuat daftar referensi pilihan. Pastikan untuk mendapatkan izin saat mengumpulkan informasi yang relevan.
Dengan melakukannya lebih awal, kamu jadi tak terburu-buru saat diminta oleh rekruter. Terutama jika kamu melamar di perusahaan rintisan teknologi, yang keputusan perekrutannya dibuat dengan cepat.