PejuangKantoran.com - Apakah kamu pernah melamar kerja karena tergiur gaji yang tertera di lowongan, tetapi setelah ditawari angkanya malah jauh dari harapan?
Tenang, kamu tidak sendirian. Ternyata, dalam beberapa kasus, perusahaan memang suka “menggelembungkan” kisaran gaji di lowongan kerja.
Menurut Alex Bryant, pelatih karier dan mantan perekrut, hal ini cukup umum.
Misalnya, di lowongan dituliskan bahwa gaji yang diberikan antara Rp5,5 juta – Rp7,5 juta. Namun, kenyataannya perusahaan cuma siap menawarkan di Rp5,7 juta.
Baca Juga: Mana Lebih Baik Minum Kopi atau Teh di Pagi Hari? Ini Saran dari Ahli Diet!
Ini bisa membuat kamu merasa seperti dijebak karena awalnya sudah berharap mendapatkan gaji hingga Rp7 juta-an.
Apa yang harus kamu lakukan?
Jangan langsung kecewa jika berada di posisi ini. Ada beberapa langkah yang bisa kamu ambil untuk menghadapinya.
- Tinjau ulang lowongan pekerjaannya
Pastikan kamu merujuk ke versi lowongan yang kamu lamar, bukan versi revisi atau postingan lain.
Cek kembali kisaran gaji yang disebutkan, supaya kamu bisa menyampaikan argumen dengan percaya diri saat berdiskusi.
- Pelajari seluruh isi tawaran
Gaji pokok memang penting, tetapi jangan lupa lihat juga keseluruhan paket kompensasi. Cek apakah ada tunjangan kesehatan, cuti, bonus, atau benefit lain yang bisa jadi nilai tambah.
Kadang, total nilainya bisa lebih dari yang kamu kira.
Baca Juga: Apa Itu “Brag Doc”, Dokumen Pencapaian yang Bisa Bantu Kamu Mendapatkan Pekerjaan?