Cara Bijak Menyikapi Perusahaan yang “Tidak Jujur” dengan Gaji yang Ditawarkan!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Selasa, 1 Juli 2025 | 13:10 WIB
Minta kenaikan gaji atau negosiasi gaji harus di saat yang tepat. (Freepik)
Minta kenaikan gaji atau negosiasi gaji harus di saat yang tepat. (Freepik)
  1. Tanyakan secara langsung

Kalau kamu merasa tawarannya terlalu rendah dibanding info awal, tidak ada salahnya bertanya.

Kamu bisa bertanya seperti ini:

“Terima kasih atas tawarannya untuk posisi ini. Saya sangat antusias dengan kesempatan yang diberikan kepada saya.

Namun, saya melihat di lowongan kerja sebelumnya bahwa kisaran gaji yang dicantumkan adalah Rp8 juta sampai Rp9 juta, sedangkan tawaran saat ini adalah Rp7,5 juta.

Bolehkah saya tahu apakah ada perubahan atau pertimbangan tertentu yang membuat kisarannya berbeda?”

Kamu bisa menyampaikannya lewat email, panggilan video, atau saat ngobrol langsung. Namun, yang terpenting adalah tetap sopan dan terbuka.

  1. Negosiasikan dengan bijak

Jika kamu merasa layak mendapatkan lebih, jangan ragu untuk negosiasi.

Namun, ingatlah bahwa negosiasi bukan cuma soal gaji pokok. Kamu juga bisa meminta benefit lain seperti:

- Tambahan cuti tahunan

- Bonus tahunan

- Jadwal kerja fleksibel atau remote

- Dana pelatihan atau sertifikasi

Baca Juga: BRI Salurkan KUR Rp69,8 Triliun ke 8,3 Juta Debitur UMKM, Khususnya di Sektor Produksi

Simpulannya?

Kalau kamu merasa gaji yang ditawarkan lebih rendah dari ekspektasi atau yang tertulis di lowongan kerja, kamu berhak bertanya dan menegosiasikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Indeed

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X