Untuk konflik seperti ini, HR bisa jadi penghubung dan mencari solusi yang adil.
- Kalau konflik terjadi antar pimpinan
Tak cuma staf biasa, konflik juga bisa terjadi antar manajer atau bahkan direktur.
Jika hal ini berdampak ke tim atau suasana kerja, serta manajemen di atasnya dianggap tidak netral, maka HR perlu turun untuk bantu mediasi dengan kepala dingin.
Kesimpulannya, tidak semua konflik harus langsung dibawa ke HR. Namun, HR harus siap sedia saat masalahnya mulai berdampak besar atau tidak bisa diselesaikan secara mandiri.
Jadi, jika kamu merasa terjebak dalam situasi kerja yang bikin tidak nyaman, tak ada salahnya bicara dengan tim HR.
Ini karena mereka ada bukan cuma untuk urusan administrasi, tetapi juga untuk membantu menjaga kenyamanan dan keharmonisan kerja.