Untuk konflik seperti ini, HR bisa jadi penghubung dan mencari solusi yang adil.
- Kalau konflik terjadi antar pimpinan
Tak cuma staf biasa, konflik juga bisa terjadi antar manajer atau bahkan direktur.
Jika hal ini berdampak ke tim atau suasana kerja, serta manajemen di atasnya dianggap tidak netral, maka HR perlu turun untuk bantu mediasi dengan kepala dingin.
Kesimpulannya, tidak semua konflik harus langsung dibawa ke HR. Namun, HR harus siap sedia saat masalahnya mulai berdampak besar atau tidak bisa diselesaikan secara mandiri.
Jadi, jika kamu merasa terjebak dalam situasi kerja yang bikin tidak nyaman, tak ada salahnya bicara dengan tim HR.
Ini karena mereka ada bukan cuma untuk urusan administrasi, tetapi juga untuk membantu menjaga kenyamanan dan keharmonisan kerja.
Artikel Terkait
Buat Fresh Graduate, Begini Cara Membuat CV tanpa Pengalaman Kerja yang Tetap Standout!
Ikuti 6 Langkah Tepat Ini untuk Meng-Update CV Supaya Relevan dan Siap Dipakai Setiap Saat!
7 Gangguan di Tempat Kerja yang Bisa Menurunkan Produktivitas, Salah Satunya Sibuk Balas Whatsapp
5 Cara Sederhana Mengatasi Gangguan di Tempat Kerja, Supaya Lebih Fokus Mengerjakan Tugas
Contoh CV Tanpa Pengalaman Kerja yang Ramah ATS untuk Lulusan SMA dan Perguruan Tinggi
Bukan Asal Tebak, Ini 6 Faktor Penting saat Menentukan Estimasi Waktu untuk Pengerjaan Proyek
Bukan Cuma Keterampilan Diri, CV Kamu Juga Harus Rutin Di-Upgrade. Mengapa?
Masih Bingung Membuat Estimasi Waktu saat Mengerjakan Proyek? Coba Ikuti 7 Langkah Ini!
Kamu Terlihat Selalu Sibuk Namun Tak Ada yang Selesai? Coba Belajar 2 Keterampilan Ini!
Bagi Pekerja Perempuan, “Kesejahteraan” di Tempat Kerja Bukan Soal Tunjangan Saja. Apa yang lebih Penting?