PejuangKantoran.com - Kita semua pasti pernah bertemu orang yang kalau bicara tidak ada remnya. Entah itu teman kantor yang kalau rapat jawabannya muter-muter, atau kenalan di acara kumpul-kumpul yang menceritakan dirinya dari A sampai Z.
Rasanya melelahkan mendengarnya, ya?
Orang yang bicara terus seperti ini kadang bikin serba salah. Kamu harus duduk manis dan terus mendengarkan, padahal belum tentu kamu tertarik atau punya waktu untuk duduk dan membiarkannya bicara.
Baca Juga: Asiiik... Ada Tarif Transportasi Rp80 dan Diskon Belanja hingga 80 Persen di HUT Kemerdekaan RI!
Di sisi lain, kalau kamu memotong pembicaraan, bisa-bisa kamu malah dianggap tidak sopan.
Namun, tenang dulu. Ada cara untuk menyela orang yang terlalu banyak bicara dengan sopan dan percaya diri.
Ambil jeda di sela tarikan napas
Tips ini diberikan oleh Jessica Chen, pakar komunikasi global dan penulis buku Smart, Not Loud.
Menurutnya, orang yang terlalu dominan dalam obrolan biasanya memang suka mendengar suaranya sendiri. Mereka merasa apa yang mereka bicarakan itu sangat penting.
Nah, kalau bertemu orang yang terlalu banyak bicara seperti ini, kamu tidak boleh cuma diam saja. Kamu juga berhak untuk didengar (atau beranjak pergi kalau memang bosan mendengarnya). Cara memotong pembicaraan seperti ini.
Baca Juga: Danantara Fasilitasi Kerja Sama Geothermal Pertamina-PLN, Percepat Transisi Menuju Energi Bersih
Tunggu saat mereka ambil napas, yang biasanya memberikan jeda sebentar. Di momen itu, kamu langsung masuk ke pembicaraan dengan menyebut nama mereka dan mengakui dulu apa yang mereka bilang. Baru setelah itu kamu arahkan obrolan ke topik lain.
Contoh sederhananya seperti ini:
“Pak Rudi, tadi Bapak sempat bahas soal klien A, saya jadi teringat situasi serupa waktu kita handle klien B tahun lalu…”
Atau jika kamu sedang mengobrol santai, bisa menyela dengan cara seperti ini: