Pejuangkantoran.com - Saat kamu membuat lamaran kerja, beberapa perusahaan kadang meminta referensi profesional, yaitu orang yang bisa memberikan penilaian tentang kinerja kita. Referensi ini bisa berasal dari mantan atasan, rekan kerja, atau mentor.
Namun, penting untuk diingat tidak pernah mencantumkan nama seseorang sebagai referensi tanpa izin terlebih dahulu.
Agar tidak salah langkah, berikut panduan dan contoh cara meminta rekomendasi yang bisa kamu kirim lewat email atau WhatsApp secara sopan dan profesional.
Baca Juga: Referensi Profesional vs Referensi Personal, Mana yang Harus Kamu Cantumkan di Lamaran Kerja?
- Cara meminta rekomendasi ke mantan atasan
Ini cocok untuk kamu yang pernah bekerja cukup lama di satu perusahaan dan memiliki hubungan baik dengan atasan sebelumnya.
Contoh pesannya:
Yth. Bapak/Ibu [Nama],
Semoga Bapak/Ibu dalam keadaan sehat. Saya ingin menyampaikan bahwa saat ini saya sedang melamar pekerjaan di [Nama Perusahaan Tujuan] untuk posisi [Nama Posisi].
Selama saya bekerja di [Nama Perusahaan Lama], Bapak/Ibu telah banyak membimbing saya. Karena itu, saya ingin meminta izin apakah Bapak/Ibu bersedia menjadi referensi profesional saya.
Jika Bapak/Ibu berkenan, mohon informasi kontak (email atau nomor telepon) yang bisa saya cantumkan pada CV. Saya sangat menghargai dukungan dan waktu Bapak/Ibu.
Terima kasih banyak sebelumnya.
Salam hormat,
[Nama Kamu]
Baca Juga: 5 Tips Menulis Referensi di CV, Poin Plus yang Bisa Bikin Kamu Lebih Mungkin Diterima Bekerja