PejuangKantoran.com - Meminta rekomendasi ke mantan atasan atau rekan kerja memang bisa membuat bingung, bahkan canggung. Rasanya mau skip saja, tanpa perlu memberikan referensi untuk lamaran kerja yang sedang kamu buat.
Namun, percayalah kalau kamu memiliki referensi kerja yang solid, itu bisa jadi pembeda besar saat melamar pekerjaan. Kuncinya ada di cara kamu memintanya.
Supaya proses meminta referensi kerja lebih nyaman dan tetap profesional, ikuti langkah-langkah ini.
Baca Juga: Ketika “Perusahaan Impian” Berubah Haluan, Mengapa Karyawan Merasa Dikhianati?
1. Pilih orang yang tepat
Jangan asal tunjuk hanya karena jabatan tinggi. Pastikan saja orang tersebut benar-benar mengenal cara kerja dan sikap profesional kamu.
Kalau hubungan kamu dengan atasan lama kurang baik, tak masalah. Kamu bisa minta rekomendasi dari:
• Rekan kerja yang sering bekerja bersama kamu
• Senior atau mentor
• Klien atau partner kerja
Tipsnya, sertakan sedikit konteks saat mencantumkan nama mereka agar HR paham alasan kamu memilih orang tersebut.
Contoh:
Jani Syailendra – Mantan Rekan Kerja di ABC Company (Kontak: 08XXXXXXXXX)
Kami dulu membangun tim konten dari 2 menjadi 14 orang. Jani bisa menjelaskan bagaimana saya berkembang dari kreator biasa menjadi team leader di sana.
2. Meminta, bukan memaksa
Baca Juga: Tawaran Kerja Dicabut Mendadak? Jangan Panik, Begini Cara Menghadapinya!
Ingat, kamu sedang meminta bantuan, bukan menugaskan. Jadi pastikan nada bicara kamu ramah saat membicarakannya dan jangan lupa bilang kalau kamu menghargai waktu yang mereka berikan.
Lakukan ini saat menghubungi mereka:
• Jelaskan tujuannya, misalnya untuk referensi via telepon selama 5 menit atau memberikan surat tertulis.
• Ceritakan perkembangan karier kamu setelah terakhir bertemu.
• Ajak bernostalgia dengan proyek atau momen kerja bareng dulu.
Contoh:
“Hai Kak Andi! Gimana kabarnya? Aku lagi apply ke posisi baru nih, dan aku kepikiran minta Kak Andi jadi referensi karena dulu kita kerja bareng di project X. Kalau Kak Andi ada waktu, boleh nggak aku cantumkan nama Kak Andi sebagai kontak referensi?”