kubikel

Jangan Terlalu Fokus Mengejar “Pekerjaan Impian” karena Prioritas yang Kamu Cari Bisa Terus Berubah

Jumat, 24 Oktober 2025 | 20:30 WIB
Ilustrasi: Meskipun lowongan kerja tidak banyak, tetapi 1 dari 4 pekerja ingin mencari pekerjaan baru. (PejuangKantoran.com/Gemini AI)

PejuangKantoran.com - Kadang, setiap pekerjaan baru terasa seperti harapan bahwa kamu akhirnya menemukan pekerjaan yang sempurna. Namun, cepat atau lambat, realita datang dan menunjukkan bahwa harapan hanya sekadar harapan.

Mungkin saja pekerjaan memiliki gajinya bagus, tetapi menuntut waktu dan tenaga berlebih. Bisa juga lingkungannya menyenangkan, tetapi kompensasinya belum sepadan.

Survei Deloitte menunjukkan bahwa pekerja muda saat ini mencari tiga hal utama dalam karier, yaitu penghasilan yang cukup, makna, dan kesehatan mental. Namun, hanya sebagian kecil yang dapat menemukan ketiganya dalam satu pekerjaan.

Baca Juga: 6 Makanan dengan Protein Lebih Tinggi dari Dada Ayam Jadi Alternatif Protein Super

Riset Indeed bersama Universitas Oxford bahkan menunjukkan hanya sekitar seperempat pekerja yang merasa benar-benar berkembang di tempat kerja, padahal hampir semua percaya bahwa bahagia di pekerjaan itu mungkin.

Nilai dan prioritas yang selalu berubah

Kamu tidak harus menganggap “pekerjaan impian” sebagai satu tujuan tetap. Ini karena nilai dan prioritas dalam karier akan terus berubah seiring waktu.

Setelah menikah, mempunyai anak, atau sekadar melihat dunia dari sudut pandang baru, cara kamu menilai arti pekerjaan juga dapat ikut berubah.

Di awal karier, mungkin kamu fokus membangun stabilitas dan reputasi. Setelah berkeluarga, perhatian bisa bergeser ke kebutuhan pasangan atau anak.

Lalu, di tahap berikutnya, kamu mulai mencari makna dan kepuasan pribadi dari apa yang kamu lakukan setiap hari.

Baca Juga: 4 Langkah Agar Sukses Mencari Pekerjaan di Era Artificial Intteligence atau AI

Jangan hanya fokus pada target dan hasil

Selain fokus pada target dan hasil, penting juga untuk memperhatikan bagaimana pekerjaanmu membuat kamu merasa. Apakah kamu merasa dihargai, didukung, dan mempunyai ruang untuk berkembang.

Hal-hal sederhana seperti itu sering jadi pembeda antara pekerjaan yang membuat semangat dan yang justru menguras energi.

Halaman:

Tags

Terkini