kubikel

Contoh Nyata Penerapan Storytelling di Berbagai Divisi dan Cara Taktis Memanfaatkan AI untuk Hal Itu

Rabu, 5 November 2025 | 13:28 WIB
Stroytelling memang bisa diterapkan untuk berbagai divisi dan menyentuh hati audiensnya. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.comStorytelling sudah terbukti mampu menjadikan komunikasi lebih efektif. Pesan yang dsiampaikan tak hanya hanya diterima audiens namun juga membawa dampak pada audiens.

Seperti yang sering kita lihat pada iklan-iklan buatan ruma produksi Thailand yang storytelling-nya begitu kuat. Kekuatan itu sampai mengena di hati yang melihatnya yang dengan suka rela kemudian membagikannya kepada orang lain.

Storytelling tak hanya bisa dipraktikkan di divisi marketing, sebagaimana yang sudah dialankan banyak produk. Storytelling juga bisa dilakukan di berbagai dvisi di perusahaan.

Ini karena pada intinya, storytelling adalah “how to deliver the message”, bagaimana supaya pesan (apapun pesannya sesuai dengan divisi masing-masing), tersampaikan secara efektif.

Misal, ketika ada peraturan baru dari divisi HR yang jika diberlakukan akan berdampak besar pada karyawan, juga perlu disampaikan dengan storytelling yang pas dan tepat.

komunikasiBaca Juga: 6 Cara Sistematis untuk Memahami Audiens Agar Komunikasi Kamu Menjadi Efektif

Nah, berikut ini contoh nyata bagaimana storytelling dipakai di berbagai divisi dan bagaimana cara memanfaatkannya menggunakan artificial intelligence (AI):

  1. Divisi Pemasaran (Marketing & Branding)

Tujuan: Membangun koneksi emosional dengan pelanggan, bukan sekadar menjual produk.

Contoh nyata: Kampanye “Share a Coke” dari Coca-Cola dengan mengganti logo dengan nama orang agar setiap botol “menceritakan” identitas pembelinya.

Cerita difokuskan pada: kebersamaan, kebahagiaan, dan personalisasi.

Rekomendasi AI:

  • Gunakan ChatGPT atau Jasper.ai untuk menulis brand story, caption kampanye, atau narasi iklan.
  • Pakai Midjourney / DALL·E / Canva Magic Studio untuk membuat visual storytelling (misalnya, serangkaian gambar yang menunjukkan perjalanan pelanggan).
  • Analisis reaksi audiens dengan AI sentiment analysis dari media sosial.

Baca Juga: Perhatikan 5 Kesalahan Umum yang Sering Terjadi saat Prompting untuk Artificial Intelligence

  1. Divisi SDM (Human Resources / Employer Branding)

Tujuan: Menumbuhkan loyalitas dan rasa bangga karyawan, memperkuat budaya perusahaan.

Contoh nyata: Google menampilkan kisah karyawan di seluruh dunia yang berinovasi untuk masyarakat dalam kampanye “Life at Google”.

Halaman:

Tags

Terkini