Berapa lamaran kerja per hari?
Berdasarkan kumpulan data yang ada, ini perkiraan target harian yang masuk akal buat kamu:
• Kalau kamu lagi fokus cari kerja (full-time job seeker atau butuh cepat). Targetkan 3–5 lamaran (yang sudah disesuaikan lowongan kerjanya) per hari. Dalam seminggu, kamu bisa mengirim 15–25 lamaran.
Dengan ritme seperti ini, kamu bakal menyentuh angka 100 lebih lamaran dalam waktu 4–7 minggu. Menurut data, biasanya orang-orang mulai dapat penawaran kerja (offer) dalam waktu tersebut.
Baca Juga: Punya Claude, Anthropic Malah Buka Lowongan Copywriter dengan Gaji hingga Rp 5M per Tahun
• Kalau kamu masih aktif bekerja. Cukup 1–2 lamaran yang tepat sasaran per hari. Waktunya bisa kamu kerjakan pas istirahat makan siang atau malam hari setelah pulang kantor. Dalam satu atau dua bulan, kamu sudah bisa mengumpulkan 30–50 lamaran.
• Kalau kamu mengincar jabatan senior atau posisi spesifik (niche). Targetkan 1–3 lamaran berkualitas tinggi per hari. Lowongan di level ini biasanya memang lebih sedikit pelamarnya, tapi berkas lamaranmu harus benar-benar dibuat khusus sesuai deskripsi pada lowongan kerja.
Data dari analisis The Interview Guys terhadap 27 penelitian mendukung pendekatan ini. Jumlah paling pas (sweet spot) itu sebenarnya ada di angka 21–80 lamaran pekerjaan yang disesuaikan secara detail, bukan mengirim 100 lebih lamaran yang sifatnya umum atau asal sebar.
Memang berat, tapi in this economy, sepertinya menambah target harian memang harus dijalani. Semangat!