Refleksi seperti ini mengubah pengalaman menjadi pengetahuan.
- Aktif mencari feedback
Feedback merupakan salah satu sumber pembelajaran paling kuat. Feedback dapat berasal dari atasan, rekan kerja, pelanggan, mentor, atau bawahan. Namun yang paling penting adalah feedback seeking behavior, yaitu kebiasaan secara aktif meminta masukan.
- Belajar melalui pekerjaan (Learning in the Flow of Work)
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar pembelajaran justru terjadi saat bekerja. Misal: ketika memimpin proyek baru, ada rotasi pekerjaan, saat menangani pelanggan sulit, menjadi PIC, atau saat ikut cross-functional project.
Pengalaman kerja yang menantang sering kali menghasilkan pembelajaran yang lebih mendalam dibanding pelatihan di kelas.
Baca Juga: 5 Alasan Kuat Mengapa Menerapkan Growth Mindset di Kantor Itu Sangat Penting
- Membangun Personal Learning Network (PLN)
Belajar tidak harus selalu dari buku. Sumber belajar bisa berasal dari mentor, komunitas profesi, kolega, asosiasi profesi, konferensi, webinar, hingga diskusi rutin.
Dalam teori social learning, banyak kompetensi berkembang melalui observasi dan interaksi dengan orang lain.
- Membiasakan deliberate practice
Menurut pendapat ahli, keahlian berkembang melalui latihan yang disengaja (deliberate practice), yaitu latihan yang memiliki tujuan spesifik, cukup menantang, mendapat umpan balik, dilakukan berulang, dan fokus pada aspek yang belum dikuasai
Misal, daripada sekadar presentasi, kita bisa berlatih khusus untuk meningkatkan kemampuan membuka presentasi atau menjawab pertanyaan sulit.
- Menyusun Personal Development Plan (PDP)
Rencana pengembangan pribadi membantu mengarahkan pembelajaran.
Misal, ketika kamu menargetkan meningkatkan keterampilan komunikasi, maka kamu menargetkan berlatih presentasi sebulan sekali.
Dengan demikian, pembelajaran menjadi terarah dan terukur.
- Membaca secara konsisten
Individu dengan budaya belajar biasanya memiliki kebiasaan membaca jurnal ilmiah, artikel industri, buku, laporan tren, atau white paper.
- Mengembangkan learning agility
Learning agility adalah kemampuan untuk belajar cepat, menerapkan Pelajaran, beradaptasi pada situasi baru, dan tetap efektif dalam kondisi yang belum pernah dihadapi