Learning agility kini dianggap sebagai prediktor penting potensi kepemimpinan.
- Mengajarkan orang lain
Fenomena yang dikenal sebagai protégé effect menunjukkan bahwa mengajarkan materi kepada orang lain memperdalam pemahaman kita sendiri.
Misal, saat kamu menjadi mentor, mengadakan sesi knowledge sharing, atau menulis artikel
- Memanfaatkan teknologi pembelajaran
Saat ini pembelajaran dapat dilakukan melalui banyak cara, misal dari podcast, microlearning, simulasi, virtual classroom, dan sebagainya. Teknologi mempermudah pembelajaran yang fleksibel dan sesuai kebutuhan pekerjaan. ***
Artikel Terkait
Feedback Karyawan Tidak Selalu Akurat, tapi Apa Jadinya Jika Mereka Berhenti Memberikan Feedback?
Kemampuan Fast Learning Jadi Kunci Sukses di Dunia Kerja yang Selalu Berubah. Tahu Kenapa?
4 Langkah Agar Sukses Mencari Pekerjaan di Era Artificial Intteligence atau AI
Cara Meminta Feedback pada Rekruter setelah Menerima Surat Pernyataan Tidak Diterima Bekerja
10 Pendekatan yang Efektif Agar Growth Mindset Bisa Menjadi Budaya Kerja Karyawan