Learning agility kini dianggap sebagai prediktor penting potensi kepemimpinan.
- Mengajarkan orang lain
Fenomena yang dikenal sebagai protégé effect menunjukkan bahwa mengajarkan materi kepada orang lain memperdalam pemahaman kita sendiri.
Misal, saat kamu menjadi mentor, mengadakan sesi knowledge sharing, atau menulis artikel
- Memanfaatkan teknologi pembelajaran
Saat ini pembelajaran dapat dilakukan melalui banyak cara, misal dari podcast, microlearning, simulasi, virtual classroom, dan sebagainya. Teknologi mempermudah pembelajaran yang fleksibel dan sesuai kebutuhan pekerjaan. ***