kubikel

5 Kesalahan Saat Menulis Essay LPDP yang Paling Sering Dilakukan Pemburu Beasiswa LPDP

Rabu, 17 Mei 2023 | 07:00 WIB
Masih banyak kesalahan menulis essay LPDP yang membuat pemburu beasiswa gagal. (Instagram @pemburubeasiswa)

Baca Juga: Pantas Bisa Rebut Emas SEA Games 2023, Rehan Naufal Kusharjanto Ternyata Anak Legenda Bulu Tangkis!

Beberapa contohnya adalah:

● Terlalu banyak data statistik tentang bidang yang digeluti. Maryam mengingatkan bahwa essay LPDP yang dibuat ini seharusnya bercerita tentang dirimu, bukan data statistik apa pun.
● Memberikan informasi yang terlalu tidak penting.
● Melakukan pengulangan sebuah ide berkali-kali.
● Menggunakan kata sifat yang lemah dalam menjelaskan indikasi atau skala.
● Memberikan informasi yang sudah jelas benar tanpa argumen spesifik yang memiliki counter point.

Untuk poin terakhir ini, contoh yang diberikan Maryam seperti ini: Daripada menulis “Pemilu 2019 adalah event besar” lebih baik menulis “Pemilu 2019 meninggalkan catatan berarti dalam menjalankan pemilu serentak”.

Menurut Maryam, di kalimat pertama kamu tidak memperlihatkan kekuatan intelektual dirimu, sedangkan di kalimat kedua barulah kamu memberikan counter point dalam sebuah kalimat.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah, Ini 4 Jalur Masuk PPDB untuk SD, SMP, SMA dan SMK di DKI Jakarta

4. Menyertakan kalimat atau kutipan klise

Ini juga kesalahan yang masih sering dilihat Maryam di essay LPDP.

Beberapa kalimat klise yang paling sering ditulis di awal paragraf adalah memberikan informasi umum, seperti jumlah pulau yang dimiliki Indonesia; atau menjelaskan tentang diri sendiri, seperti “Sejak kecil aku selalu ingin menjadi…”

Selain itu, ada juga beberapa kutipan yang sering dipakai dalam membuat essay LPDP. Misalnya kalimat “Berikan aku 10 pemuda dan aku akan guncangkan dunia” dari Soekarno, atau “Education is the most powerful weapon in the earth” dari Nelson Mandela.

Jadi, sebelum ingin menuliskan kalimat atau kutipan, pikirkan kembali apakah itu mungkin juga digunakan oleh peserta lain atau tidak. Berpikirlah secara kritis.

5. Tidak konkret dalam menulis kontribusi dan rencana studi

Menurut Maryam, biasanya ada dua jenis kesalahan yang dilakukan oleh penulis essay LPDP, yaitu:

Baca Juga: Pengabdian Amira Abdat, Jadi Satu-satunya Dokter Kandungan di Fakfak, Papua Barat

● Tidak menulis rencana jangka pendek dan langkah-langkahnya, melainkan langsung menuliskan rencana jangka panjang yang terlalu panjang. Misalnya, setelah lulus langsung ingin menjadi Direktur Bank Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini