kubikel

3 Insight yang Didapat Glenn Marsalim Usai Ketagihan TikTok, Penting buat Trik Berjualan di TikTok!

Senin, 5 Juni 2023 | 09:47 WIB
Menurut Glenn Marsalim, banyak barang menarik yang ditawarkan di TikTok tetapi pengguna hanya suka melihatnya. (Instagram @mgkym.shop)

PejuangKantoran.com - Bagi sebagian orang, TikTok hanyalah platform media sosial receh yang isinya “orang joget-joget”. Begitu pula yang sempat ada dalam pikiran Glenn Marsalim, pencetus ide sekaligus pemilik fashion brand MGKYM.

Namun, perspektif Glenn Marsalim berubah setelah ia mencoba TikTokan sendiri. Bahkan diakuinya sekarang ia malah jadi ketagihan TikTok.

Setiap hari, Glenn Marsalim tidak sabar menunggu pukul 22.00 datang, karena mulai jam itu ia selalu menyisihkan waktunya untuk bermain TikTok.

Baca Juga: Glenn Marsalim, Owner Brand Mangkok Ayam MGKYM yang Terinpirasi dari Warung Depan Rumahnya

Di luar dugaan, dari video-video TikTok yang ia tonton, mantan copywriter di advertising agency ini mengakui justru banyak mendapat insight baru yang membantu bisnis MGKYM.

"Apa yang saya pelajari selama 2 tahun pandemi? Ternyata saya menjadi TikTok addict. Jam 10 malam adalah jam keramat di mana saya bisa menonton video-video TikTok.

“Karena pandemi, TikTok jadi jendela dunia. Dari TikTok, saya akhirnya mendapatkan insight dan ideas yang akhirnya juga memberi income, membantu bisnis saya," ungkap Glenn.

Insight yang didapat Glenn Marsalim ini bisa jadi trik berjualan di TikTok:

Insight pertama adalah bagaimana sharing-sharing yang dibagikan para pemilik usaha tentang usaha-usaha mereka memberi pencerahan dalam business approach yang ia ambil dalam usahanya.

Sebagai contoh, ia pernah menonton curahan hati seorang pemilik bakery. Pemilik bakery ini mengatakan, sejalan dengan perluasan bisnisnya ia merasa pekerjaannya semakin banyak.

Baca Juga: Perjalanan Hadi Ismanto Berdarah-Darah Membangun Manual Jakarta, Media Panduan Anak Jakarta

Tetapi, penghasilan yang didapat tidak jauh berbeda dengan yang ia dapatkan ketika usahanya masih kecil.

“Jadi saya belajar, semakin besar sebuah bisnis bukan berarti cuannya bertambah, tetapi pusingnya justru bertambah," ungkap Glenn, saat talkshow "Keep It Small and Slay - Entrepreneurship" di Nextgen Festival, Plaza Indonesia, Rabu (24/5/2023) lalu.

Insight kedua yang ia pelajari dari TikTok adalah ada banyak barang yang ditawarkan di TikTok tetapi bagi pengguna TikTok barang-barang itu hanya asyik dilihat.

Namun, jika ditanya apakah akan membeli, orang akan berpikir dua kali. Bahkan, mungkin tidak mau membeli.

Halaman:

Tags

Terkini