Jika mereka melakukan hal-hal ini, jawaban mereka bisa mendapatkan pekerjaan adalah karena mereka membangun citra diri yang baik.
Penelitian menunjukkan bahwa, meskipun 96% persen perekrut aktif di LinkedIn, hanya 36% persen pencari kerja yang aktif. Pencari kerja yang mmbangun citra diri yang baik lebih mungkin diperhatikan oleh perekrut dan pemberi kerja.
Baca Juga: Hindari Mengirim Lamaran pada Malam Hari, Ini Waktu Terbaik Mengirimkan Lamaran Kerja!
3. Teman konsisten menindaklanjuti wawancara kerja, kamu bahkan tidak pernah mengirimkan ucapan terima kasih
Detail adalah segalanya dalam hal mendapatkan pekerjaan. Itulah sebabnya kamu harus konsisten saat menindaklanjuti wawancara kerja dengan manajer perekrutan dan perekrut.
Jika kamu belum mengirimkan satu pun ucapan terima kasih, ini bisa menjadi alasan mengapa kamu tidak terpilih untuk pekerjaan itu.
Menurut survei Every Day Connect, 81% orang dewasa yang bekerja mengatakan bahwa email ucapan terima kasih adalah cara yang tepat untuk menunjukkan penghargaan.
Baik wawancara melalui telepon atau panggilan video, penting bagimu untuk menindaklanjutinya dengan email atau ucapan terima kasih.
Upaya ekstra ini akan membantumu membuat kesan abadi pada perekrut.
4. Teman terus mencari sampai diterima bekerja, kamu sudah lelah duluan
Kesalahan besar yang dilakukan pencari kerja adalah berhenti mencari pekerjaan saat mendapatkan wawancara. Padahal, pencari kerja yang berhasil melakukannya dengan terus mencari dan melamar pekerjaan sampai diterima.
Jadi, jika kamu sudah melakukan beberapa wawancara kerja, jangan berhenti mencari pekerjaan.
Pada tahap awal proses wawancara, tidak ada jaminan kamu akan diterima. Tetap perhatikan baik-baik lowongan pekerjaan baru hingga kamu akhirnya benar-benar mendapatkan pekerjaan.
Apa yang harus dilakukan jika belum juga mendapat pekerjaan?
Ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk memperbaiki situasi ini, yaitu: