PejuangKantoran.com - Kalau menurut kamu kebiasaan menunda-nunda melakukan pekerjaan tidak akan ada dampaknya, kamu salah besar. Penundaan yang ekstrim ternyata memiliki konsekuensi serius yang bisa merusak kehidupan.
Sama seperti stres, efek kebiasaan menunda-nunda memang awalnya tidak begitu kentara. Namun, begitu sudah terlambat seringkali sulit memutus lingkaran setan tersebut.
Kebanyakan orang tidak sadar kalau efek dari kebiasaan menunda-nunda tidak hanya memengaruhi kehidupan, produktivitas, dan kebahagiaan, tetapi juga kesehatan mental dan fisik.
Baca Juga: Mengapa Ada Orang yang Suka Menunda-nunda? Ini Alasan Psikologis Di Balik Kebiasaan Tersebut
Menurut pelatih produktivitas Kirstin O'Donovan, beberapa efek negatif kebiasaan menunda-nunda yang paling merusak dalam hidup sebagai berikut.
1. Membatasi diri
Ketika kamu menunda sesuatu dan terus melakukannya, kamu mulai menciptakan dan memperkuat keyakinan bahwa hal itu tidak masalah dilakukan, yang membatasi dirimu sendiri. Keyakinan ini akhirnya melekat, dan kamu semakin sering menunda-nunda.
Ketika kamu mulai kehilangan kepercayaan pada diri sendiri, kamu mulai tidak mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki. Akhirnya, kamu akan semakin melihat diri sendiri sebagai pecundang dan terus meragukan diri sendiri.
2. Membuang kesempatan
Berapa banyak peluang yang sudah kamu sia-siakan karena tidak memanfaatkannya dengan baik? Inilah salah satu efek negatif dari menunda-nunda.
Kamu tidak sadar kalau kesempatan itu mungkin saja bisa mengubah hidupmu. Seringkali kesempatan hanya muncul sekali dan tidak ada jaminan akan muncul kesempatan kedua.
3. Menyabotase tujuan dirimu
Kamu mungkin memiliki keinginan kuat untuk berubah, tetapi tidak dapat mengambil langkah pertama karena terus menunda untuk melakukannya.
Lalu, kamu jadi bertanya-tanya, "Kenapa sulit sekali mendapatkan sesuatu yang sangat aku inginkan?"
Jawabannya hanya karena kamu sering menunda-nunda. Temukan akar penyebab penundaan itu atau kamu mungkin tidak akan pernah mencapai tujuanmu.