kubikel

4 Cara Menjawab Permintaan “Ceritakan tentang Diri Anda” Saat Wawancara Kerja

Senin, 7 Agustus 2023 | 10:49 WIB
Ilustrasi: Bagaimana cara menjawab pertanyaan (Freepik/Pressfoto)

Ketika orang pertama kali bertemu denganmu, dia tidak mengetahui pengalaman atau keahlianmu. Dia hanya bisa melihat kepribadian dan keterampilan sosialmu atau sering disebut soft skill.

Saat ditanya tentang dirimu, ceritakan kepribadian dan nilai dirimu. Misalnya, jika kamu mengatakan bahwa kamu orang yang sangat welas asih, jelaskan alasannya, dan berikan contoh dari pengalaman profesional saat welas asih itu bermanfaat dalam sebuah situasi.

Pengusaha sangat menghargai soft skill seperti ini karena keterampilan khusus pekerjaan dapat diajarkan. Jadi, mereka biasanya mencari keterampilan seperti kepemimpinan, empati, komunikasi, kemampuan beradaptasi, dan kesadaran diri.

Orang yang berempati dipandang sebagai rekan kerja dan pemimpin yang lebih baik karena cenderung menciptakan iklim kerja yang tepat bagi karyawannya dan rekan kerjanya untuk berkembang.

Perusahaan juga ingin mempekerjakan karyawan dengan integritas dan etika yang baik. Jadi, berbagi etos kerja juga akan membantu menunjukkan bahwa kamu dapat menyesuaikan diri dengan budaya perusahaan.

Misalnya, kamu bisa bilang, "Saya percaya pada integritas. Jadi, saya bekerja dengan kejujuran.”

Kemudian berikan contoh spesifik bagaimana kamu cara menjalani etos kerja itu dalam pekerjaan sehari-hari.

Baca Juga: Kamu Mendapat Promosi yang Juga Diinginkan Sahabatmu di Kantor, Lalu Bagaimana?

3. Komunikasikan kompetensi dirimu

Di langkah ini, kamu bisa mulai mengungkapkan kemampuanmu, termasuk bidang spesialisasi, pengetahuan teknis, dan keahlian.

Selain itu, tunjukkan bagaimana kompetensi dirimu membantu memecahkan masalah dalam pekerjaan dan hasil yang telah dicapai.

Misalnya, "Saya pandai dalam pemasaran, dan pernah membuat kampanye pemasaran digital untuk perusahaan X yang membuat mereka dapat meningkatkan penjualan sebesar 50%."

Hal ini penting karena memungkinkan rekruter mengenali bahwa kamu memiliki kompetensi yang kuat dan membuahkan hasil.

Mengomunikasikan masalah yang berhasil kamu pecahkan juga akan membantu bakatmu dihargai.

4. Bedakan dirimu dari kandidat lain

Halaman:

Tags

Terkini