PejuangKantoran.com - Sebuah survei baru dari LinkedIn menjelaskan bahwa perusahaan saat ini juga melihat kemampuan karyawan dalam dalam mengoperasikan AI.
Alasannya karena teknologi tersebut terus berkembang dan menjadi lebih umum di tempat kerja. Sebaliknya, perusahaan juga perlu meningkatkan keterampilan AI karyawan sebagai cara terbaik untuk memanfaatkan adopsi kecerdasan buatan yang meluas.
LinkedIn mengidentifikasi lima keterampilan AI yang perlu dikuasai di dunia kerja. Keterampilan AI ini tumbuh paling cepat, dan mulai banyak pengguna yang menambahkannya ke profil LinkedIn mereka, yaitu:
Baca Juga: 6 Kebiasaan Orang Sukses Sebelum Pukul 09.00 Pagi, Patut Ditiru Biar Ketularan Sukses
Question Answering: +332%
Classification: +43%
Recommender Systems: +40%
Computer Vision: +32%
Natural Language Processing: +19%
Jika istilah-istilah ini masih asing bagimu, jangan terlalu panik karena masih ada waktu untuk mengejar ketinggalan. Mungkin sekarang saatnya kamu belajar mengenai keterampilan AI ini.
Berikut penjelasan dari lima keterampilan AI yang perlu dikuasai di dunia kerja:
1. Question Answering
Seperti namanya, ini adalah model AI yang dapat menerima pertanyaan dari pengguna dalam bahasa manusia, menginterogasi database, dan merespons dengan jawaban yang benar.
2. Classification
Classification dalam AI berkaitan dengan bagaimana model mengelompokkan dan mengurutkan data.
Mulai dari mengenali perbedaan antara email spam dan yang sah, hingga penyortiran yang jauh lebih rumit, seperti mengidentifikasi ujaran kebencian di platform media sosial.
3. Recommender Systems
Seperti namanya, keterampilan AI ini dapat digunakan untuk membuat rekomendasi kepada orang-orang.
Baca Juga: Stop Ubah Hal-hal Normal Jadi Viral di Media Sosial, dengan Alasan Demi Peduli pada Diri Sendiri