“Bahkan kalau Anda tidak menyukai media sosial, kebutuhan untuk itu akan tetap ada. Dan sangat mungkin, itu akan terus menjadi lebih besar dan lebih berpengaruh dari sini,” tutur Sean Doherty, General Manager Box Genie.
Riset pasar
Saat riset pasar, kamu akan memperhatikan bagaimana kompetitor melakukan diferensiasi produk, menentukan poin harga, dan memanfaatkan setiap peluang yang mungkin bisa kamu identifikasi.
Keterampilan riset pasar memang sedikit analitis, tetapi keterampilan ini bagus untuk dilatih pada siapa pun, bukan hanya staf pemasaran.
Baca Juga: 6 Alasan Januari Menjadi Bulan Terbaik untuk Mencari Pekerjaan Baru. Yuk, Jangan Tunda Lagi!
Wawasan ini bisa membantu kamu dan tim membuat keputusan yang tepat tentang bagaimana dan kapan memasuki pasar dengan produk atau layanan kamu.
“Melakukan riset pasar juga salah satu aspek yang paling diremehkan dan diabaikan. Faktanya, Anda tidak bisa menawarkan sesuatu yang baru kepada konsumen, kalau Anda tidak tahu apa pilihan mereka saat ini,” pungkas Dan Potter, Head of Digital CRAFTD London.
Satu-satunya cara untuk mendapatkan keunggulan kompetitif atas pesaing kamu adalah melalui pemasaran yang agresif. Penelitian tentang apa yang diharapkan dari target audiens akan memberikan produk atau layanan yang lebih baik.