PejuangKantoran.com - Terlalu banyak berbagi tentang kehidupan pribadi ternyata bisa membuat hubungan kerja menjadi canggung. Batasan antara urusan kerja dan pribadi jadi kabur, dan kedua belah pihak jadi nggak nyaman. Komitmen karyawan terhadap perusahaan atau cara mereka melakukan pekerjaan pun jadi diragukan. Jadi, apa yang perlu dilakukan untuk mencegah oversharing di tempat kerja?
Untuk membina hubungan yang baik dengan rekan kerja, kita bisa mencegah oversharing dengan mempertanyakan hal berikut:
Apakah tempat dan waktunya tepat?
Kadang-kadang suatu obrolan terasa tidak pantas untuk orang tertentu. Curhat tentang masalah pribadi mungkin melegakan, tapi sebaiknya kamu mencari orang yang tepat untuk diajak curhat. Sebelum mengajak rekan kerja curhat, coba curhat dulu dengan teman sepergaulan atau pasangan kamu.
Baca Juga: Jangan Suka Oversharing di Tempat Kerja, Dampaknya Bisa Merugikan buat Kamu!
Tentukan apakah curhatan kamu akan menghasilkan gosip atau drama yang tidak perlu
Apakah percakapan tersebut menghasilkan sesuatu yang produktif, atau hanya akan menjadi bahan gorengan? Menciptakan gosip di tempat kerja sama saja dengan memancing bencana. Kalau seseorang punya masalah dengan pekerjaan rekan kerja, mereka harus mencoba menyelesaikannya dengan cara yang konstruktif.
Hindari memaksakan diri untuk "nyambung" dengan rekan kerja
Kadang-kadang kita oversharing di tempat kerja karena ingin mencoba membina hubungan dengan teman kantor. Kenyataannya, tidak semua orang di tempat kerja satu frekuensi dengan kita. Menerima bahwa pertemanan di tempat kerja itu mungkin tidak realistis bisa mengurangi dorongan untuk oversharing.
Baca Juga: Mau Penghasilan Tambahan? Yuk, Buka Kelas Pelatihan Sesuai Keahlian Kamu!
Fokuslah untuk mendengarkan, bukan merespons
Salah satu cara terbaik untuk mencegah oversharing di tempat kerja adalah secara aktif mendengarkan orang lain yang sedang berbicara. Sesekali tanyalah tentang sesuatu yang sudah mereka sebutkan untuk memberi kesan sama-sama sharing. Dengan demikian, tidak ada yang memonopoli pembicaraan, dan mencegah mereka yang suka berlebihan saat bagi untuk mengatakan sesuatu yang menyakitkan.
Nah, kalau kamu sudah terlanjur oversharing di tempat kerja, jelaskan bahwa kamu sudah belajar untuk tidak mengulanginya lagi. Kalau kamu sadar telah oversharing, segera berhenti lalu pusatkan lagi pembicaraan ke topik sebelumnya.
Kalau kamu berbagi terlalu banyak tentang rahasia orang lain, segeralah meminta maaf dan move on. Jangan membuat-buat alasan sehingga membuat kamu oversharing lebih jauh lagi. Misalnya, “Sori ya, bukan maksudku untuk menjelek-jelekkan Pak Joe, tapi aslinya dia itu lebih parah lagi!”
Lebih baik, segera ganti topik, naikkan kembali mood kamu, dan tidak usah overthinking tentang apa yang baru kamu celotehkan.
Artikel Terkait
Tanda-tanda Inflasi Gaya Hidup: Katanya Mau Resesi tapi Masih Suka Belanja-belanja
Marisol Nichols, Aktris yang Kini Menjadi Pemburu Predator Seksual
Sudahkah Menerima Email Verifikasi Setelah Mendaftar di Rekrutmen Bersama BUMN?
JobStreet Virtual Career Fair Kembali Hadir. Lamaran Kerja Langsung Diproses!
Admin dan HR, Posisi Pekerjaan yang Paling Banyak Diberhentikan Saat Badai PHK