Cara Melamar Pekerjaan Kalau Usiamu di Atas 40, Agar Tidak Dianggap Overqualified dan Gajinya Ketinggian

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 31 Januari 2023 | 12:15 WIB
Ilustrasi: Trik  melamar pekerjaan untuk usia di atas 40, tak perlu mencantumkan usia di akun LinkedIn-mu. (unsplash.com/Souvik Banerjee)
Ilustrasi: Trik melamar pekerjaan untuk usia di atas 40, tak perlu mencantumkan usia di akun LinkedIn-mu. (unsplash.com/Souvik Banerjee)

PejuangKantoran.com - Mendapat pekerjaan yang bagus, dan standar gajinya bagus, memang nggak gampang. Apalagi kalau rasanya setiap perusahaan hanya mau menerima Generasi Z. Bagaimana cara melamar pekerjaan untuk usia di atas 40 tahun?

Menurut Lindsay Mustain, mantan perekrut Amazon, hanya ada satu usia yang baik untuk mencari pekerjaan, yaitu 35 tahun. Di atas 35 tahun, kamu akan dianggap terlalu tua dan overqualified. Adakah cara melamar pekerjaan untuk usia di atas 40 tahun?

Barangkali Mustain hanya setengah bercanda, tetapi pendapatnya nggak sepenuhnya salah. Penelitian menunjukkan, karyawan yang lebih tua butuh waktu lebih lama untuk mencari pekerjaan. Tetapi, ada kok, cara melamar pekerjaan untuk usia di atas 40 tahun:

Baca Juga: 10 Hal yang Bisa Dilakukan ChatGPT untuk Menggantikan Pekerjaan Kita (Dan Jadi Lebih Produktif)

Jangan cantumkan usia di CV

Lindsay Mustain menyarankan untuk tidak mencantumkan tahun kelulusan kamu di CV, karena rekruter, atau head hunter, pasti langsung berhitung. Tidak perlu juga mengatakan bahwa kamu “berpengalaman selama 20 tahun” di bidang ini dan itu.

Saran kedua, tidak usah mencantumkan pengalaman kerja saat kamu baru lulus kuliah, karena kemungkinan besar sudah tidak relevan dengan pekerjaan kamu saat ini. Selain itu, lagi-lagi, juga menghindari rekruter “berhitung”.

Ketiga, tidak perlu menyebutkan tanggal lahirmu. Salahkah jika kamu tidak menyebutkan usia? Tidak, kalau memang tidak diminta. Kamu salah kalau berbohong menyebut usiamu 10 tahun lebih muda.

Tonjolkan kemampuanmu

Sebelum mem-posting lowongan kerja, perekrut sudah mengidentifikasi saluran bakat. "Standar emas perekrutan" adalah mencari kandidat pasif, yang tidak seperti pelamar tradisional, tidak browsing pekerjaan atau melamar posisi yang tersedia, menurut Mustain.

Baca Juga: Cara Mempromosikan Diri Melalui Media Sosial untuk Dapatkan Pekerjaan Impianmu!

Untuk mendapatkan perhatian perekrut lebih awal, rombak CV dan profil LinkedIn kamu untuk menyoroti keahlian dan pencapaian spesifik kamu.

"Perekrut sedang mencari solusi orang yang bisa menghasilkan uang, atau menyimpannya untuk bisnis," katanya. "Pastikan menyebutkan pencapaian kamu di perusahaan kamu sebelumnya."

Di sinilah, sebagai pekerja veteran kamu punya kelebihan dibandingkan rekan-rekan yang lebih muda.

"Resume Anda harus menunjukkan tiga hal: Apa yang Anda lakukan, bagaimana Anda melakukannya, dan hasil yang terukur," kata Aditya Sharma, pendiri HiCounselor.com.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Business Insider

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X