Flip PHK Karyawan, Tapi Masih Izinkan Karyawannya untuk Pakai Laptop Kantor untuk Cari Pekerjaan Baru

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Jumat, 12 Januari 2024 | 08:00 WIB
Flip PHK Karyawan (dok.flip)
Flip PHK Karyawan (dok.flip)

PejuangKantoran.com - Startup finance, Flip PHK karyawan. 

Layanan pengiriman uang flip melakukan phk karyawan atau pemutusan hubungan kerja. 

Flip PHK karyawan ini diakui oleh Co-founder Flip, Rafi Putra Arriyan. 

Sayangnya, sampai saat ini belum diketahui berapa jumlah karyawan yang terkena PHK ini. Selain tak diketahui berapa jumlah karyawannya, mereka juga tak merinci divisi atau area mana yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja ini. 

Baca Juga: Berapa Lama Harus Menunggu sampai Bisa Naik Jabatan, tanpa Perlu Mengancam akan Resign?

Yang pasti, kata Rafi, karyawan terdampak PHK akan mendapatkan kompensasi yang layak sesuai UU ketenagakerjaan yang berlaku. 

"Seluruh pihak yang terdampak diberikan kompensasi secara adil dan sepenuhnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan terkait ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia," ucap Rafi dalam  keterangan resmi perusahaan.

Selain kompensasi berupa uang Flip yang PHK karyawan ini juga masih tetap mengizinkan karyawannya untuk memakai asuransi kesehatan sampai laptop kantor untuk mendapatkan pekerjaan baru. 

Baca Juga: Jangan Lupa, Besok Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 Sudah Dibuka Lho!

"Karyawan terdampak juga tetap dapat menggunakan asuransi kesehatan, pemberian laptop kantor, serta memanfaatkan jaringan perusahaan untuk mempermudah akses mencari pekerjaan baru," tutupnya.

Apa alasan Flip sampai harus PHK karyawan?

Soal ini Rafi mengaku, PHK karyawan terpaksa dilakukan lantaran gejolak ekonomi global yang tak menentu. 

"Hal tersebut (kondisi ekonomi global) memberikan dampak kepada hampir semua lini usaha, tidak terkecuali Flip. Demi menjamin keberlangsungan bisnis Flip, manajemen dengan berat hati melakukan reorganisasi internal," jelasnya. 

Sebelumnya, sebagai startup, Flip mendapatkan pendanaan dari seri B senilai US$103 juta atau sekitar Rp1,5 triliun pada Juni 2022 lalu yang dipimpin oleh Tencent.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X